OLAH RAGA RINGAN SAAT BERPUASA

Untuk menjaga agar badan tetap fit, tentu harus ada upaya nyata untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya ialah dengan tetap berolah raga ringan dan makan yang bergizi. Begitulah kira kira pesan para ahli kesehatan, akan tetapi secara logiika memang  olah raga itu penting dan bagi siapapun yang tidak pernah berolah raga, pada saatnya akan mendapatkan persoalan dalam  kesehatannya. Itulah mengapa meskipun hanya sekedar menggerakkan badan dengan berjalan jalan, menjadi penting, teruatam bagi yang sudah berusia tua.

Puasa sendiri memang diyakini akan membuat seseorang menjadi sehat, namun bukan dalam arti mutlak, karena ada kasus orang yang justru dengan berpuasa malah bermasalah dengan lambungnya. Memang secara nalar pula, alat pencernaan dalam tubuh kita itu sesekali perlu diistirahatkan, agar tidak terlalu capek dan akhirnya bermasalah. Nah, puasa adalah system alami yang mampu mengistirahatkan pencernaan kita sehingga dengan sendirinya dengan berpuasa kita akan menjaga kesehatan kita.

Pada saat kita tidak berpuasa saja  juga sangat dianjurkan untuk berolah raga, emskipun hanya sekedar jalan jalan, karena dengan berjalan jalan etrsebut  sekaligus juga  sudah menggerakkan badan kita  sehingga sanagt mungkin akan  ada penggantian sel sel yang sudah tidak berguna. Lain halnya jika kita tidak bergerak,  maka ada kemungkinan kita tidak akan tahu bagaimana kondisi sel sel kita dan pada saatnya  sudah harus berganti, namun masih tetap utuh, maka akan menjadi kendala untuk aktifitasnya.

Satu hal yang mudah untuk kita kenal;I ialah jika kita berolah raga  jalan di pagi hari misalnya, maka kondisi kita di siang hari puasa akan etrasa lebih enak dan nyaman ketimbang misalnya kita hanya diam saja, atau bahikan ketika pagi kita tidur. Mungkin ada yang mengira bahwa dengan ebriaktifitas  di pagi hari kita akan kehabisan dan mungkin juga kekurangan energy sehingga badan akan lemas, namun perkiraan etrsebut tidak sama dengan kondisi riil, karena justru dnegan  ada aktifitas di pagi hari, kondisi badan akan semakin  nyaman di siang hari hingga sore hari.

Mungkin ada penjelasan tersendiri dalam dunia medis, tetapi saya sendiri tidak mengetahuinya, dan hanya berdasarakan pengalaman semata. Tetapi saya yakin pasti ada penjelasannya secara ilmiah medis. Mungkin juga jika ada kekhawatiran  kehabisan energy di siang hari, maka olah raga jalan dapat dilakukan setelah asar hingga menjelang maghrib, sehingga kalau setelah olah raga masih dapat mengasup air atau makanan yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Namun yang jelas, Tuhan memberikan tubuh kita itu akan kuat dengan menjalani puasa denagn tanpa mkeninggalkan pekerjaan rutin.

Menjaga kebugaran tubuh memang menjadi sangat penting, terkait dengan keinginan kita  dapat mengerjalan banyak hal. Jika tubuh kita menjadi sakit dan kurang tenaga, maka pekerjaan juga akan  ikuit berkurang. Untuk itu meskipun kita sedang berpuasa,  seharusnya kita tetap menunjukkan  semangat kita dalam menjalankan pekerjaan, seberat apapun pekerjaan yang kita jalani. Pasti kita tidak akan mati hanya gara gara berpuasa, tetapi malahan akan bertambah pahala.

Sesungguhnya olah raga itu tidak harus dikhususkan dengan menjalani permainan  olah raga tertentu, melainkan yang terpenting ialah pergerakan tubuh, apapun yang dilakuklannya. Jika orang terbiasa dengan jualan sesuatu di pasar dengan menggunakan sepeda, maka itu juga sudah tergolong olah raga, apalagi kalau sudah terbiasa mendiorong becak atau mencangkul di sawah dan pergerakan tubuh lainnya. Semua pekerjaan sesungguhnya sekaligus dikandung didalamnya  olah raga sehingga kalau orang rajin bekerja, maka itu secara otomatis dia sudah berolah raga.

Namun bagi mereka yang pekerjaannya hanya duduk di kursi seperti mereka yang bekerja di kantor, terkadang memang memerlukan  jalan jalan sebentar agar tubuh tidak kaku dan ada sedikit pergerakan tubuh sehingga tidak akan terjadi  kemandekan alat di dalam tubuh kita. Bergerak atau menggerakkan tubuh itu sangat vital karena sekali kita duduk berlam lama dan tidak bergerak, maka da kemungkinannya kita akan bermasalah  dengan salah satu organ tubuh kita, dan kalau itu terjadi maka kemungkinanya ialah sakit yang sulit untuk dipulihkan.

Berbahagialah bagai mereka yang pekerjaannya selalu bergerak, meskipun bukan secara disadari  berolah raga, karena dengan eprgerakan tersebut di samping mendapatkan pekerjaan dan tentu hasil, juga sekaligus dapat menjaga kebigaran tubuh dan kesehatan. Terkadang kita menjadi iri dnegan mereka yang mempunyai tubuh yang sehat, meskipun mereka secara ekonomi masih kekurangan, sebalinya kita terkadang kasihan kepada mereka yang secara ekonomi sangat berlebih tetapi sakit sakitan.

Memang ada teori agama ayng menyatakan bahwa  mereka yang tidak terbiasa dengan sedekah, terkadang akan mengalami sakit yang tidak biasa. Padahal mungkin dia juga rajin berolah raga, apalagi yang malah melakukannya. Biasanya kemudian dikaitkan dnegan kebiasan orang tersebut yang enggan untuk berbagi dengan manusia lainnya. Coba  jika dia selalu bersedekah dalam hidupnya, maka kemungkinan sakit tersebut akan tidak muncul kembali. Kalau toh  tetap sakit, maka akan cepat mendapatkan pengobatannya.

Sedekah itu akan menghilangkan  balak atau menghindarkan diri dari penyakit. Untuk itu sebaiknya kita memang harus membiasakan diri ntuk bersedekah, bahkan dalam bulan suci ramadlan ini, sedekah akan terasa nikmat dan akan memberikan nuansa yang lebih nyaman dan indah. Kesadaran untuk berbagi memang tidak akan muncul setiap saat, namun jika sudah muncul dan kita usahakan untuk pelihara, maka hasilnya akan sungguh luar biasa.

Sepertinya kita memang harus memulainya pada sata inin juga mumpung ini bulan rahmat dan ampunan. Jika kita mau memulai hal baik di bulan baik, maka  tujuan kita insya Allah akan dikabulkan oleh Allah swt. Kalaupun sebelumnya kita juga sudah membiasakan diri untuk sedwkah dan bulan ini ada komitmen  diri ulang  agar lebih meningkat lagi, maka itu akan sangat bagus dan perlu ditiru oleh siapapun.

Mari kita gunakan kesempaan, khususnya di pagi hari untuk sekedar mencari angina sehat di pagi hari dengan ebrjalan jalan untuk beberapa menit, lalu baru mempersiapkan diri untuk bekerja, ketimbang tidur atau bengong tanpa tujuan. Biasanya kalaui perut dalam kondisi yang kenyang setelah mekan sahur, kalau kita berdiam diri, akibatnya akan mengantuk dan tertidur. Utuk itu kalau kita tidak mempunyai aktifitas mengaji misalnya, maka sebaiknya dibuat jalan jalan agar tidak ngantuk dan tertidur.

Tentu akan jauh lebih bagus jika kita  mempunyai kegiatan lain yang masih erat hubungannya dengan bulan suci ramadlan, seprti tadarrus atau mengaji kitab tertentu sampai menjelang keberangkatan kerja kita.  Dengan dmeikian tidak ada lagi kesempatan bagi kita untuk berdiam diri yang akan mengakibatkan mengantuk tersebut. Insya Allah siang harinya kita juga akans emakin terlihat sehat dan terhindar dari mengantuk serta lemas. Semoga kita mampu menjalani hidup seperti itu, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.