JALUR MASUK PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM NEGERI

Sebagaimana kita tahu bahwa saat ini semua calon mahasiswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri melalui jalur SPAN PTKIN sudah selesai dan tinggal penyelesaian adminstrasi di PTKIN masing masing, dan selanjytnya nanti akan berganti dengan jalur UM PTKIN yang saat ini sudah  musim pendaftarannya.  Sebagaimana biasanya untuk jalur SPAN PTKIN tidak banyak diantara mereka yang melakukan daftar ulang  sehingg banyak kursi kosong dari jaklur etrsebut.

Sangat mungkin hal etrsebut disebabkan abhwa mereka yang mendaftar melalui jalur  SPAN PTKIN tidak ada sanksi apapun kalau tidak melakukan daftar ulang sebagaimana yang terjadi pada jalur SNMPTN.  Artinya untuk mengatsi hal tersbeut barangkali sudah saatnya  pada tahun depan harus diberlakukan sanksi sebagaimana jalur SNMPTN, yakni bahwa jika seseorang mendaftar melalui jalur SNMPTN  dan kemudian dinyatakan luilus dan tidakl mendaftar ulang, maka dia secara otomatis tidak akan dapat emndaftar merlalui jalur SBMPTN.

Seharusnya  juga berlaku dengan jalur SPAN  PTKIN yang kemudian dinyatakan lulus dan tidak mendaftar ulang, maka dia akan terkena sanksi tidak akan dapat mendaftar lewat jaluir UM PTKIN.  Satu satunya jalan selanjutnya yang dapat diakses ialah melalui jalur mandiri dan itu pasti banyak reiko yang harus dihadapi.  Kita tentu menyadari bahwa hingga saat ini mereka yang mendaftar melalui jalur UM PTKIN masih belum terlalu banyak karena mungkin merka masih pikir pikir terlebih dahulu sebelum mendaftar, apakah akan mengambil jalur SPAN yang sudah dinyatakan lulus ataukah masih ingin  berspekulasi mengambil jalur UM PTKIN.

Sejauh ini memang  hal etrsebut tidak akibatnya, yakni merk masih diperbolehkan untuk mengambil jalur UM PTKIN karena itu dipersilahkan untuk menempuh sesuai keinginan, namun nanti jika gagal melalui jalur  UM PTKIN tentu sudah tidak boleh kembali pada jalur SPAN PTKIN, dan harus mendaftar lagi melalui jalur mendiri.  Karean tiulah  tentu hal ini harus dipikir secara masak sebelum memutuskan sesuatu pilihan.

Sesungguhnya untuk memilih program studi yang diinginkan para calon mahasiswa tidak usah terpengaruh oleh informasi dari kawan kawan, melainkan harus yakin pada diri sendiri. Artinya eknapa sebuah program studi dibuka itu pasti sudah diperhitungkan segalanya, termasuk kemana arah dari para lulusannya, karena itu tidak pelu ragu untuk mengambil salah satu prodi yang ada. Semua itu disebabkan karena  nasib seseorang itu tidak ditentukan oleh program studi apa yang diambil, melainkan seberapa tekun dia belajar dan mencari ilmu, sehingga ilmu itulah yang akan emngantarkannya  kepada sebuah keinginan yang baik dan sekaligus mengantarnya pada posisi yang terhormat.

Banyak orang yang  memilih prodi favorit menurut kebnanyakan masyarakat, tetapi setelah lulus ternyata tidak emndapatkan banyak kemanfaatan, dan sebaliknya banyak pula  orang yang mengambil prodi yang biasanya diabaikan atau dicibir masyarakat, ternyata malah membawa manfaat yang besar bagi dirinya. Ujadi sekali lagi yang akan emngantarkan seseorang menjadi baik dan memperoleh  posisi yang terhormat itu bukan prodi, m,elainkana dalah kadar kesungguhan  yang dilakukan untuk mencari ilmu dan kepasrahan diri yang total kepada Allah swt. Itulah yang perlu dicamkan oleh banyak orang muda saat ini.

Kita smeua memang harus mantap pada saat kita memasuki  sebuah gerbang apapun ,akrena  kemantapan itulah yang akan emmbawa keseriusan dan ketekunan dalam mengais ilmu pengetahuan tersebut, dan sekaligus akan menimbulkan rasa bahagia saat proses mencari ilmu tersebut. Dengan kondisi yang demikian kita tentu akan merasakan kenyamanan dalam proses studi tersebut dan biasanya dalam kondisi dmeikian seseorang akan m udah mendapatkan ilmu yang diharapkan.

Jika pada awal kita sudah tidak mantap dan masih emmpertanyakan prodi yang dimasukinya, maka alamat  dia kurang mendapatkan dukungan dari sendiri dalam proses studi tersebut. Dalam kondisi dmeikian sebaiknya segara mengubah arah dan pikiran agar dapat fokus untuk menyenangi prodi yang sedang ditempuh, karena itulah  senjata yang akan membawanya menjadi orang hebat dalam bidang tersebut. Untuk itu tidak ada jalan lain terkecuali  harus melakukan reorientasi dalam menentukan pilihan prodi dan  berusha untuk menyenangkan hati dan pikiran berada di dalam prodi tertentu tersebut.

Barangkali itulah yang pertama kali harus ditata dalam diri kita agar studi yang kita jalani akan mampu mengubah diri kita menjadi bijak dan p[intar. Sekali lagi kita tidak perlu terlalu terfokus kepada sebuah program studi tertentu karena itu hanyalah obsesi yang belum tentu sesuai dengan kondisi kita. Akan jauh lebih bagus jika kita berusaha dnegan sekuat tenaga untuk menyenangi prodi yang memang sudah kita jalani dan masuki, karena dengan begitu kita sudah menentukan masa depan kita sendiri.

Jika kita sudah diberikan prodi tertentu sebagai pilihan kita, meskipun bukan pilihan pertama, maka harus disyukuri karena itulah yang terbaik untuk kita. Karena belum pasti jika kita diberikan prodi pilihan utama kemudian kita akan  mendapatkan kesuksesan, semuanya masih etrgantung kepada kita sendiri dalam proses studi. Kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti akan emmberikan yang terbaik untuk kita jika kita telah ebrusaha dnegan sekuat tenaga untuk mendapatkan sesuatu, asalkan kita juga tidak lupa untuk selalu berdoa memohoan kepada Nya.

Jalur masuk perguruan tinggi yang dibuat oleh paitia penyelenggara seleksi masuk perguruan tinggi hanyalah sebauh sarana semata dan tidak akan menentukan keberhasilan selanjutnya. Untuk itu setelah dinyataklan lulus dan diterima sebagai calon mahasiwa, sebaiknya segera melakukan daftar ulang dan mempersiapkan diri sebaik baiknya. Karena waktu akan terus berjalan dan kalau kita tidak berusaha memanfaatkannya, bisa jadi kita akan ketinggalan dan itu sangat merugikan kita sendiri.

Apapun jalur yang  kita ikuti, maka itulah kenyataan yang harus kita jalani dan tidak perlu memilih milih yang lain lagi. Artinya jika melalui jalur etrsebut kita sudah dinyatakan berhasil dan lulus, sebaiknya kita tidak usah melirik yang lainnya, sebab belum tentu yang lainnya tersbeut akan menjadi lebih baik bagi diri kita, karena meungkin pilihan itulah yang sudah ditentukan oleh Tuhan untuk kita jalani sehingga  akan mampu mengantarkan kita kepada posisi yang jauh lebih terhormat dan bagus.

Saran saya ialah  tekuni apapun yang sudah ada di tangan kita, sebab jika kita masih belum  nyaman di dalamnya dan masih melirik kepada yang lain, maka ada kemungkinan kita malah tidak akan emmperoleh apapun. Tuhan pasti juga sudah meencanakan sesuatu yang terbaik bagi kita, asalkan kta  dapat konsisten dalam  pikiran dan niat serta terus berada di dalam jalan yang lurus tanpa harus melakukan perbuatan meyimpang. Karena itulah kita harus mempertahankan kebaikan yang sudah kita jalani dan bahkan kita tinghkatkan kebaikan etrsebut hingga yang paling maksimal.

Semoga  kiota akan mampu menjalani apapun yang sudha berada di tangan kita dengan penuh tanggung jawab dan keceriaan hati, sehingga smeuanya akan terasa dan terlohat nyaman, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.