PERCAYA KEPADA KEKUASAAN ALLAH

Kalau setiap kita ditanya percaya ataun  tidak dengan kekuasaan Tuhan, pasti semua akan menjawabnya dengan serempak percaya, tetapi apaklah percaya dengan ucapan tersbeut hingga  tembus ke dalam hati kita? Itu persoalan lain yang tidak semua orang mengetahuinya. Secara teori mungkin banyak orang mengatakan bahwa  memang Tuhan  itu Maha Kuasa  namun terkadang kita masih meragukannya, khususnya yang terkait dengan apa yang  diputuskan untuk diri kita yang kita anggap merupakan sesuatu yang tidak mnyenangkan.

Jika kita memang mempercayai Nya dengan setulus hati dan tembus dalam  jiwa kita, sudah pasti kita tidak akan pernah emmpermasalahkannya lagi terhadap apapun yang menimpa diri kita, karena  itu semua merupakan keputusan Tuhan yang pasti terbaik untuk kita, meksipun secara lahir kita menganggapnya kurang baik,  Justru karena itulah kita harus merenungkannya lebih dalam sehingga kita akan mampu mengambik hikmah di dalamnya dan sat itulah kita akan mendapatkan kesimpulan bahwa apapun yang diberikan oleh Tuhan kepada kita itulah yang terbaik bagi semua.

Sayangnya  kita banyak yang mengaku percaya kepada kekuasaan Tuhan, namun  hanya diukur dari sejengkal pengetahuan kita saja, padahal pengetahuan Tuhan  jauh lebih luas dan itulah yang terkadang tidak kita sadari sehingga kita kemudian buru buru berburuk sangka kepada Tuhan, sebelum kita merenungkan sejauh mana hikmah dibalik keputusan Tuhan etrsebut. Bahkan terkadang banyak diantara kita yang meratapinya dan menggugat Tuhan serta menyalahkan Tuhan. Sungguh kita kita bernaung dan berlindung dari hal etrsebut, karena  jika kita berbuat demikian, berarti kita memang secara hakiki tidak mengakui kekuasaan Nya.

Kitya memang sejatinya tidak mengetahui isi hati maisng masing orang, namun dengan melihat tanda secara lahir kita sesungguhnya dapat menilai orang dengan berdasarkan penampakan lahirnya. Jika orang diberikan sesuatu yang dianggap tidka sesuai dengan keinginannya, maka dia  lalu bersikap tidak senang dan bahkan mungkin berbuat sesuatunyang tidak senonoh, maka dia itu sesungguhnya tidak mempercayai Tuhan dnegan sepenuh hati. Dia pasti masih menaruh curiga kepada Tuhan  yang dianggapnya tidak memihak kepadanya dan  malahan emmberikan musibah baginya.

Kita juga mungkin akan dapat emnyaksikan betapa orang akan selalu ceria dalam meenrima semua keputusan Tuhan, baik yang secara lahir menyenangkan maupun yang menyedihkan, tetapi sikapnya akan selalu positif dan berbaiks angka kepada Nya. Dia pasti akan menyikapi apapun yang terjadi dengan sikap positif dan baik, karena pasti dia akan mempercayai Tuhan akan merencanakan sesuatu yang lebih baik bagi dirinya, meskipun dirinya sendiri juga belum tahu rencana apa yang akan diterapkan iuntuk dirinya.

Bahkan kalau pun kemudian Tuhan memberikan cobaan yang secara lahir tidak menyenangkan, sekali lagi dia pasti tetap akan berbaik sangka bahwa itu juga merupakan  ke,=]utusna Tuhan yang paling baik,meskuipun dia belum mengetahui secara pasti dimana kebaikannya, dan yang pasti pada saatnya dia pasti akan mengetahuinya karena Tuhanpasti akan menunjukknannya. Karena itu pengetahuan  kita terhadap sikap orang itu menjadi penting untuk pembelajaran bagi diri kita masing masing, khususnya terkait dengan kepercayaan kita kepada kekuasaan Tuhan.

Percaya kepada Allah swt tidak cuku[ hanya diucapkan di mulut semata, melainkan harus dibuktikan dalam eprbuatan nyata, dan itu bukan persoalan yang mudah, melainkan harus membutuhkan perjuangan dan pengorbanan, sebab suda banyak orang yang tidak lolos dalam kaitannya dnegan masalah ini. Biasanya banyak diantara orang yang hanya mengandalkan pembicaraan saja sementara kalau kemudian diberikan sesuatu yang tidak sesuai dnegan keinginannya, lalu berbalik menggugat Allah dan tidak mau lagi mempercayai.

Masih terkait dnegan pemilu yang beru saja berakhir beberapa hari yang lalu dan sampai saat ini penghitungannya juga belum selesai, banyak orang kemudian lari dari kepercayaannya kepada Allah swt, karena apa yang diharapkan dan apa yang selalu dimohonkan dalam setiap doanya tidak terkabul. Sesungguhnya berdoa kepada Tuhan itu bukan memaksa Tuhan untuk mewujudkan keinginan kita, melainkan kita meminta yang terbaik untuk kita, namun sesuatu yang terbaik untuk kta jangan dipahami sesuatu yang menguntungkan secara lahir bagi kita, sebab kalau itu yang terjadi, maka akan banyak orang kemudian menyalahkan Tuhan.

Tata cara berdoa kepada Tuhan itu sudah ditunjukkan oleh para ulama, yang salah satunya disebutkan oleh imam Ghazali yakni harus didasari oleh sebuah kenyataan bahwa apapun yang dikonsumsi berupa makanan dan minuman ialah dari yang jelas jelas halalnya. Jika kita masih memasukkan barang haram ke dalam perut kita maka jangan berharap bahwa pemohonan kita akan dikabulkan oleh Allah swt. Selanjutnya  ialah apa yang kita kenakan dan pakai juga harus dari barang yang jelas kehalalannya, bukan dari barang yang haram ataupun syubhat. Artinya kalau masih ada barang yang menempel di tubuh kita Dario barang haram, maka jangan berharap doa kita akan dikabulkan.

Ketiganya ialah dalam kita memohon kepada Tuhan seluruh hati dan pikiran harus menyatu berkonsentrasi untuk hanay emmikir dan memohon kepada Allah bukan terpengaruh ioleh hal hal lain selain Nya. Jadi pada saat kita memohon kepada Tuhan jangan sampai kita samba dengan menjalankan aktifitas lainnya, karena itu sama dengan tidak menghargai Tuhan. Untuk itu kalau kita ingin doa dikabulkan oleh Tuhan, sudha barang pasti kita harus berkonsentrsi sepenunya hanya untuk emnghadap dan memhon kepada Nya. Biasanya pada sat hening dan tidak ada yang menggangu, yakni pada malam hari itulah saat yang tepat melakukan doa.

Jadi  hanya sekedar memohon saja kita  diminta untuk bertata karma dan tidak begit saj meminta, apalagi kalau memintanya seolah memaksa Tuhan untuk berbuat sesuatu, atau berbarter dengan Tuhan, yakni kalau Tuhan tidak mengabulkan doa kami maka kami tidak akan lagi menyembah Mu atau sejenisnya, maka jangan harap Tuhan akan mengabulkannya, karena Tuhan itu Maha Kuasa dan bebas untuk membuat seuatu, lalu kenapa kita harus memaksa Nya untuk melakukan sesuatu  bagi keberuntungan kita?.

Kalau kita memang benar benar  mengakui Kekuasaan Allah swt maka kita pasti akan menerima apapun yang terjadi atas diri kita, karena smeua itu pasti sudah diputuskan oleh All;ah swt untuk kebaikan kita. Karena itu beruntunglah bagi mereka yang selalu berharap ridlo Nya dan mengharap sesuatu yang terbaik bagi mereka meskipun mereka sama sekali tidak menyebutkan sesuatu tersebut, sehingga apapun yang terjadi itulah diyakini sebagai yang terbaik bagi mereka.

Mari kita secara seksama mengakui kekuasaan Tuhan yang memang tidak etrbats dan  menyerahkan keputusan apapun kepada Nya, lalu kita sikapi apapun ekputusna tersbeut dnegan berbaik sangka dan menerima dnegan ketulusan hati. Jangan sampai justru kita justru tidka menerima keputusan Tuhan dnegan dalih macma macam dan akhirnya kita justru akan semakin menjauh darui Tuhan itu sendiri. Semoga Tuhan  senantiasa memberikan bimbingan dan hidayah Nya kepada kita. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.