HARI TENANG

Idealnya pada hari tenang semua pihak mengendalikan diri untuk tidak berbuat ssuatu yang dapat menimbulkan kegaduhan dan persoalan baru. Hari tenang ialah hari dimana semua elemen masyarakat berdiam diri untuk merenung dan menentukan pilihannya dan pada saatnya nanti tinggal dating ke TPS untuk memilih. Jangan sampai pada saat hari tenang justru malah memanfaatkan kondisi ketenangan untuk mempengaruhi warga  agar mau mengikuti pilihannya.  Demikian juga jangan sampai ada pihak yang mempengaru8hi warga dengan menggunakan uang atau bentuk semacamnya.

Manfaatkanlah hari tenang untuk menjalankan aktifitas yang tidak ada kaitannya dengan pemilu, sebal;iknya kita harus mempu menggunakan hari tenang tersebut untuk rekreasi atau untuk berkumpul dengan kel;uarga dalam mebicarakan hal hal lain yang tidak ebrkaitan dnegan pemilu.  Selama ini kita sudah disuguhi dengan kampanye, baik yang  berupa ajakan  biasa maupun yang berupa rapat umum dan lainnya. Nah, saat inilah kita terbebas dari hiruk pikuk kampanye dan  hari tenang ini kita dapat memanfaatkannya untuk menenangkan diri, menata pikiran dan hati dan seterusnya nanti menjalankan keputusan yang sudha kita buat sendiri.

Jika ada pihak lain yang mengajak kepada kita untuk melakukan aktifitas politik, cukupklah kita jawab bahwa saat ini sedang hari tenang, sebaiknya tidak usah berbicara tentang politik. Kita memang haruis  saling mengngatkan diantara kita. Jangan sampai kenekatan saudara kita justru berakhir dnegan masalah, karena pelanggaran terhadap pidana pemilu dan lainnya.  Saat ini kita akan sangat mudah untuk mendeteksi kesalahan pihak lain dan  mengaitkannya dnegan perundangan pemilu. Untuk itu sekali lagi kita harus hati hati dan  megikuti p[eraturan yang berlaku.

Kita sesungguhnya sudah snagat paham bahwa untuk pelaksanaan pemilu, apapun pemilunya, pasti ada hari tenang menjelang hari pemilihan tersebut, dan hari tenang tersebut harus benar benar diunakan untuk menenangkan diri dan tidak boleh melakukan aktifitas yang terkait dengan kampanye dan sejenisnya. Bahkan jika ada yang melanggarnya pasti akan emndapatkan sanksi hukuma yang berlaku.  Masyarakat juga harus diberikan haknya untuk dapat hidup nyaman selama hari tenang tersebut dan tidka boleh diganggu oleh kegiatan apapun yang terkait dengan politik atau pemilu.

Namun kenyataan yang sering kita dapai ialah adanya banyakmpiha yang justru memanfaatkan kondisi ketenangan etrsebut untuk melakukan sesuatu yang dianggap akan menguntungkannya. Bahklan banyak pihak yang sudah siap siap untuk melakukan aksi semacam menyebar uang kepada para calon pemilih agar mendukung dan memilihnya. Penyebaran uang tersbeut seringkali disebut dengan serangan fajar, yakni pembagian uang yang dilakukan menjelang pemungutan suara, yakni subuh atau fajar hari H sehiongga para warga diharapkan tidak lagi terkontaminasi oleh hal hal lain.

Namun karena laporan untuk persoalan tersebut cukup banyak, maka kemudian KPK bertindak dnegan salah satunya menangkap secara OTT kepada pihak pihak yang sudah berniat dan mempersiapkan uang untuk diberikan pada saat serangan fajar etrsebut. Tidak tanggung tanggung uang lebih dari 8 milyar hanya untuk serangan fajar dan dalam pengakuannya itu hanya untuk  persiapan pileg agar yang bersangkutan dip[ilih menjadi anggota legislative.

Sesungguhnya kalau dipikir secara rasional, pastilah selama menjadi anggota legislative seluruh modal tidak akan kembali bahkan  hanya separohnya saja tidak akan kembali, lantas pertanyaannya ialah kenapa mereka mau  meyebar uang begitu banyak, padahal sudah tahu bahwa gaji dan tunjangan anggorta legislative itu tidak akan menfukupi kebutuhannya  untuk mengembalikan modal?  Secara jujur jawabannya  sangat sulit untuk diberikan, karena memang tidak akan masuk di akal sehat.

Lalu muncul pertanyaan berikutnya, lalu apakah para anggota legislative yang sudah membuang uang sebanyak itu nantinya akan berusaha mengembalikan modalnya, melalui cara apapun, yang penting dapat kembali? Tentu pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan cerdas yang juga sulit untuk dijawab, karena pastinya secara lahir mereka tidka mungkin akan mengiyakannnya, tetapi secara batin sudah pasti akan menjalaninya. Oleh karena itu jika kemudian kita mendengar banyak anggota legiislatif yang ketanggap KPK karena melakukan korupsi, suap dan sejenisnya, kita menjaaid snagat maklum.

Komentara banyak orang bahwa mereka yang ketangkap KPK ialah yang sedang apes atau naas, mungkin ada benarnya juga, karena  pada dsarnya semua anggota legislative juga mempunyai pikiran yang sama, hanya saja ada sebagiannya yang masioh dituitupi oleh Tuhan sehingga masih aman. Namun kalau kita emnggunakan pendekatan agama, maka kapanpun pasti akan terdeteksi dan akan emndapatkan ganjarannya, khususnya di akhirat nanti.

Karena itu seharusnya kita selalu  menggunakan  pendwkatan agama dalam menilai semua persoalan, khususnya terkait dengan persoalan yanag melilit bangsa ini, yakni korupsi, yang ternyata sangat ebrkaitan dengan proses mencapai tangga sebaai anggota legioslatif.  Meskipun demikian sesungguhnya kita juga masih percaya masih ada yang bersih dalam persoalan ini, mereka memang mengeluarkan uang, namun hanya untuk kepentingan kampanye dan itu snagat rasional.

Pada gilirannya, mereka yang bersiah tersebut pastinya akan mampu menjalankan  tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan dnegan maksimal dan mereka sama sekali tidak takut dengan siapapun, termasuk kepada partainya sekalipun. Mereka benar benar merupakan anggota legislative yang tangguh dan loyal dalam pekerjaannya. Akan tetapi jumlah anggota legisl;atif yang dmeikian ternyata  tidak mencapai separohnya, bahklan  mungkin sepertiganya juga belum  nyampai. Jadinya kita snagat eprihatin denagn kondisi Negara kita.

Lalu bagaimana kerja mereka? Jangan jangan  seluruh  rencana yang sudah ditetapkan hanya terkait dengan bagaimana mereka dapat mendapatkan uang banyak dan bukan bagaimana mereka mampu menyejahterakan rakyat melalui kerja kerja mereka.  Kunjungan ke luar negeri juga bukan untuk mendapatkan pengalaman dan  ilmu  di sana, melainkan bagaimana mereka dapat kelencer dan emndapatkan sangu yang banyak. Nah, keraguan kita sebagai rakyat terhadap sepak terjang mereka sangat didukung oleh kenyataan bahwa ternyata banyak kunujungan ke luar negeri yang tidak ada tindak lanjutnya sama sekali.

Bahkan terkadang materinya juga tidak nyambung dengan program yang akan dijalankan di dalam negeri. Inilah barangkali yang harus dibenahi dan berharap kepada para anggota legislative baru nanti untuk bekerja lebih baik, lebih efisien dan lebih memikirkan masyarakat ketimbang dirinya sendiri. Namun itu tentunya  sangat berat bagi merka jika kita tidak mengawalnya.

Sejak saat ini, yakni sejak rekrutmeen menjadi anggota legislative haruslah diperhatikan dan kita harus emmastikan bahwa tidak ada money politic dalam pileg nanti sehingga semua anggota legislative mempunyai integritas tinggi dan memikirkan kepentingan rakyat serta selalu menyerap aspirasi masyarakat, sehingga tingkat kesejahteraan mereka akan lebih cepat terwujud.

Kembali kepada hari tenang, kita hruas   ikut mengawasi kepada semua elemen, khususnya para calon anggota legislatif dan pendukung capres tertentu agar semuanya dapat mematuhi aturan main yang sudha ditetapkan serta tidak melanggarnya.  Pastikan bahwa pemilu legislative berjalan dengan mulus dan bagus, sehingga kita  akan emmpunyai harapan baik kepada mereka. semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.