HARI ULANG TAHUN 49 UIN WALISONGO

Alhamdulillah peringatan ke 49 UIN Walisongo hari ini dapat dilaksanakan tanpa pertentangan sedikit pun, karena dahulu sudah kita antisipasi.  Artinya pada saat IAIN lahir di tahun 1970 yakni pada tanggal 6 April, lalu Perpres untuk UIN lahir pada oktober 2014 dan kemudian diresmikan secara ebrsama sama  oleh presiden Joko Widodo pada Desember 2014. Dengan kondisi yang demikian kita memprediksi ke depannya  sangat mungkin akan terjadi dualism pendapat untuk memperingati hari lahir UIN Walisongo, karena itu kemudian kita siasati agar ke depan masih tetap satu komitmen dalam memperingati harlah UIN Walisongo.

Kita meminta kepada menteri Agama agar mau meresmikan secara mandiri pada Uinversitas Islam negeri Walisongo pada tahun 2015, yakni pada tanggal 6 April, dan hal tersbeut terkabuilkan, sehingga sekarang kita tetap memperingati hari lahir UIN sama dengan hari lahir IAIN dahulu yakni pada tanggal 6 April. Ini tentu memerlukan kejelian tersendiri, sebab jika tidak dilakukan usaha etrsebut sangat mungkin ada yang akan memeringatinya pada tanggal 18 Oktober yakni munculnya peraturan prsiden tentang perubahan  dari IAIN ke UIN atau mungkin juga  pada saat diresmikan oleh presiden secara bersama dengan UIN lainnya.

Hari ulang tahun meskipun oleh sebagian orang dianggap tidak terlalu penting, akan tetapi bagi sebagiannya menjadi sangat penting, karena terkait juga dengan upaya mengembangkan dan memajukan institusi etrsebut. Kalaupun kita tidaknmemperingati harlah etrsebut secara besar besaran, namun yang terpenting ialah khidmat dan  sekaligus dapat merenung tentang bagaimana mengupayakan agar institusi dapat semakin maju dan berkembang sesuai dengan tuntutan zaman dan kemajuan teknologi.

Sudah menjadi kebiasan bagi UIN bahkan sjak IAIN dahulu bahwa setiap emmperingati hari lahir imnstitusi selalu saja dilakukan laporan tahunan rector atas apa yang sudah dicapai oleh institusi selama satu tahun yang berlalu. Tentu ada maksud agar ke depannya dapat ditingkatkan serta ditambah kualitasnya. Termasuk jika terdapat hal hal yang kurang bagus, akan dapat diperbaiki di masa mendatang, karena semuanya menginginkan lembaga pendidikan Islam ini akan semakinbaik dan berkualitas serta meyakinkan kepada semua orang.

Alhamdulillah pada peringaan harlah yang ke 49 tahun ini UIN Walisongo sudah terakreditasi institusi dengan nilai unggul atau A. Tentu harus disyukuri oleh smeua pihak karena untuk emncapai posisi etrsbeut tidak mudah dan memerlukan perjuangan yang cukup berat. Tentu keterlibatan smeua unsur di lembaga ini patut diacungi jempol karena  dengan kerjasama diantara kita semualah yang akhirmnya menghasilkan  sesuatu yang sangat kita banggakan. Tentu masih banyak tugas lainnya ke depan untuk semakinmemantapkan posisi kita.

Akreditasi program studi harus terus kita pacu dan siapkan agar dapat meningkat menjadi  lebih baik. Sebagaimana kita tahu saat ini prodi yang sudha emndapatkan nilai akreditasi A baru 21 prodi dari 47 prodi, itu berarti belum ada separuhnya. Karena itu kita harus mampu mentargetkan pencapaian nilai A pada program studi  menjadi sekitar 60 % pada  sua tahun mendatang. Kita harus mampu untuk meraihnya, dan kita yakin kita mampu untuk itu jika kita memang serius mempersiapkannya.

Disamping itu sampai saat ini kita baru mempunyai guru besar sebanyak 22 orang dari dosen lima ratusan dosen yang saat ini kita punyai termasuk para cados yang baru saja kita rekrut. Tentu menjadi tugas yang cukup berat untuk mengantarkan mereka menjadi guru besar dan produktif dalam berkarya.  Tugas berat lainnya ialah bagaimana kita mampu mengantarkan mereka meraih gelar doctor terlebih dahulu sehingga mereka yang bergelar doctor mencapai  lebih dari 60% baru kemudian kita berkonsentrasi untuk mengantarkan mereka menjadi professor.

Kebanyakan diantara para calon dosen yang baru kita rekrut tentu hanya berijazah master, sehingga  kita harus mensupport mereka untuk studi lanjut sehingga mereka akan meraih gelar doctor.  Saat ini sudah cukup banyak dosen yang dalam proses untuk penyelesaian doktronya dan itu juga selalu kita dorong untuk segera selesai, akan tetapi dnegan berbagai persoaan masing masing pada kenyataannya  masijh terlalu sulit untuk akselerasi  pencapaian gelar doctor tersebut. Namun  tetap saja kita berharap agar mereka secepatnya menyelesaikan dotoralnya.

Pada peringatan harlah kali ini kita juga harus merenung  bagaimana agar kampus kita ke depan dapat meningkat rankingnya, khususnya terkait dnegan  memperbanyak  publikasi  jurnal yang internasional.  Kita tentu memimpikan situasi kampus kita yang  dipenuhi oleh prestasi pada dosen dan juga mahasiswanya pada level internsional. Kita juga terus mengupayakan  menjalin kerjasama dengan pihak lain, utamanya perguruan tinggi lain di luar negeri untuk dapat menyalurkan  minat para dosen kita khususnya terkait dnegan kolaborasi dalam penelitian maupun dalam publikasi ilmiah.

Kita juga pastinya akan meningkatkan upaya  mempercepat perolehqn gelar guru besar bagi para dosen kita melalui klinik jurnal yang sudha berjalan selama ini. Artinya keiatan tersbeut akan semakin kita tingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya sehingga akan lebih banyak dosen yang dapat mengikuti agenda tersebut. Kita juga sudha mengalokasikan anggaran untuk memberikan simulant bagi siapapun yang mampu menembus jurnal internasional berputasi meskipun jumlahnya tidak terlalu besar akan tetapi irtu merupakan wujud kepdulian kita untuk memberikan support kepada para dosen.

Kita juga selalu memberikan kesempatan kepada para dosen yang meraih prestasi tertentu untuk menyampaikan orasi ilmiah pada kesempatan dies natalis tersebut. Itu merupakan penghargaan yang dapat diberikan agar mereka semakin  terpacu untuk melakukan penulisan dan juga riset. Ke depannya kita juga tentu akan meencanakan memberikan kesempatan  kepada para dosen untuk menggelar peluncuran buku pada momentum dies natalis etrsebut, sehingga ada agenda rutin mengenai pemunculakn karya dosen yang dapat kita publikasikan sekaligus pada saat kita memperingati hari ulang tahun isntitusi.

Hari ini kita smeua tentu bahagia karena institusi kita sudah berusia 49 tahun, sebuah usia yang cukup matang untuk sebuah universitas. Beberapa kegiatan yang sudah mendahului maupun yang akan masih kita lakukan dalam peringatan dies kali ini tentu diharapkan akan semakin emnyemarakkan peringatan itu sendiri. Rencananya nanti malam kita akan emngadakan  ngaji budaya langsung dari para budayawan yang tidak diragukan kapasitanya, sepetri Gus Mus, Pri Gs, bahkan Kirun dan masih banyak lagi yang akan memeriahkan malam ngaji budaya tersebut.

Warga kampus juga tidak ketinggalan dalam memeriahkan  dies kali ini  yang insya Allah akan dipentaskan nanti malam di kampus 3, sekalifgus  peluncuran buku fatwa dan canda kiyai saridin, sebuah buku budaya yang ditulis selamaa satu tahun penuh. Buku tersebut diharapkan akan mampu menyedot minat para kaum milenial termasuk kaum tua. Buku itu sendiri memang berisi nasehat yang dikemas dengan nada tidak serius tetapi cukup komunikatif dan terkadang disertai dnegan kekonyolan dan itulah kekhasan buku tersebut.

Kegiatan ngaji buadaya dan peluncuran buku tersebut diharapkan akan terus berlanjut pada setiap dies natalis dengan buku buku lainnya yang dihasilkan oleh para dosen UIN Walisongo, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.