MENGHITUNG MUNDUR DIES

Beberapa hari lagi kita sudah akan sampai di hari puncak peringatan  ulang tahun UIN Walisongo yang ke 49. Semua warga kampus sudah menunggunya sedemikian rupa, karena itulah hari ulang tahun institusi yang kiranya wajib dimeriahkan oleh seluruh warga kampus.  Beberapa kegiatan sudah dilaksanakan, diantaranya ialah ziarah Walisongo, seminar nasional, pemberian gelar kehormatan kepada tokoh dan ulama, dzikir bersama, jalan sehat bersama, dan juga beberapa kegiatan lainnya yang melibatkan banyak umat.

Kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa juga tidak kalah menarik, yang salah satunya sudah digelar dengan mendatangkan menteri tenaga kerja  RI dan beberapa artis ibu kota ke kampus.  Semua ditujukan untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar mereka lebih bersemangat dan  menjadi manusia yang berkualitas, serta sukses dalam bidangnya.  Sebelum sampai kepada acara puncak peringata harlah institusi ini, masih akan digelar banyak kegiatan, seperti seminar dan lainnya.

Pada tanggal 6 April mendatang  akan diadakan  acara yang dikemas  dalam sidang senat terbuka dengan agenda peringatan dies natalis UIN Walisongo ke 49, yang juga sekaligus disamp[aikan laporan tahunan rector UIN Walisongo serta  orasi ilmiah dari salah sati dosen. Nah, malam harinya akan digelar ngaji budaya bersama Gus Mus dan beberapa budayawan, local maupun nasional serta peluncuran buku kiyai saridin.  Dalam acara tersebut rencananya akan dimeriahkan pula oleh Kirun dan lainnya.

Kita tinggal menghitung hari dan tentu akan sangat baik jika kita menghitung muncur agar tidak terlalu memikirkan yang bukan bukan.  Namun dmeikian bukan berarti aktifitas akan berhentyi atau sekedar diliburkan, melainkan justru akan tetap berjalan sebagaimana  biasanya. Justru kita menginginkan tidak ada aktifitas apapun yang kemudian terganggu oleh persiapan kita memperingati dies natalis kita.  Kita sungguh berharap bahwa smeua kegiatan akan berjalan sebagaimana mestinya tenpa harus terganggu oleh kegiatan menuju dies tersebut.

Tentu ini semua akan dapat berjalan jika kita  juga terus memberikan support dan mengingatkan kepada smeua pihak agar tetap menjalankan kewajiban kita. Bagi kta yang terbiasa memberikan kuliah di kelas tetaplah mengajar, meskipun ada beberapa kegiatan di luar kelas yang sedang dijalankan. Bagi yang sudha merencanakan kegiatan  tertentu, tetaplah trerus dijalankan tanpa harus  ragu dengan kegiatan lain yang sudah juga direncanakan oleh pihak lain. Maisng masing kita sudah merencanakan kegiatan tersebut dengan matang dan tidak boleh saling mengganggu.

Kita juga tahu bahwa saat ini  para calon mahasiwa baru yang sudah diumumkan melalui jalur SPAN PTKIN  hari senin yang lalu, akan memproses  administratifnya  dan itu pasti akan memakan waktu dan mungkin juga ada aktifitas yang sangat sibuk di kampus, sepetri pemeriksaan  kesehatan, urine dan lainnya.  Untuk itu sekali lagi  kita harus tetap konsentrasi dengan kegiatan kita masing masing dan tidak perlu terganggu oleh kegiatan pijhak lain yang sama sama berada di dalam kampus.

Kita semua menyadari bahwa  menjelang peringatan dies natalis tentu akan sangat sibuk dengan berbagai kegiatan yang diogelar di kampus, akan tetapi jika kita focus kepada kegiatan kita masing masing, tentu smeua akan berjalan dengan baik tanpa harus mengganggu  pihak lainnya. Tentu  harus ada pemikiran yang jernih mengenai bagaimana caranya  mengjhidupkan  kampus kita agar selalu bersih dan terlihat menyenangkan kepada siapapun yang memasukinya, apalagi sebentar lagi para mahasiswa baru akan segera dating.

Peraturan mengenai kebesihan dan menjaga kampus agar tetap hijau, sesunnguhnya sudah ada, hanya saja kalau tidak selalu diingatkan, biasanya banyak yang lupa. Untuk  disamping kita selalu mengingatkan kepada sleuruh wqarga kampus, kita juga sudha melakukan ikhtiyar dengan  menyewa  pegawai untuk membersihakn kawasan kampus di bagian luar.  Mereka akan bertanggung jawab  terhadap lingkungan kampus dari segala macam kotoran dan  sampah sehingga nantinya diharapkan smeua kawasan akan terlihat bersih.

Sementara  untuk di dalam kampus kita akan maksimalkan pegawai yang ada  dan tetap diawasi sehingga mereka akan semakin rajain dan semangat dalam menjalankan tuigas membersihakn  dalam kampus.  Dengan demikian harapannya  ke depan dan dimulai saat ini kampus akan benar benar asri dan menyenangkan karena luar dalamnya sangat ebrsih serta terhindar dari semua sampah dan kotoran yang pasti akan mengganggu.

Kita tenu juga harus terus menerus memberikan perhatian kepada  mahasiswa untuk terus bersemangat meraih prestasi serta tetap menjaga kebersihan kampusnya. Kita ingin bahwa para mahasiswa juga akan tampil bersemangat dan  menunjukkan prestasinya, bukan saj di tingkat universitas, melainkan juga di luar dan bahkan mungkin berprestasi secara nasional.  Jangan sampai lupa kita justru terlalu asyik dengan diri kita sendiri dan lupa memberian semangat kepada para mahasiswa yang memang menjadi harapan kita semua di masa mendatang.

Kita tentu juga tidak ingin bahwa setelah  univwersitas meraih preastasi dnegan akreditasi APT A, lalu mengendor dalam banyak hal. Para dosen juga harus terus kita support agar mereka menggaet prestasi terutama melalui penelitian dan berkualitas dan juga penulisan di jurnal ilmiah bereputasi.  Kita harus mampu mencapai target untuk penulisan jurnal internasional, di samping jurnal nasional.  Sudah barang tentu juga tulisan berupa buku yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas.

Para dosen harus terus diingatkan bahwa menulis jurnal itu sangat menguntungkan baik bagi dirinya sendiri maupun bagi institusinya, terutama pada saat  akan melakukan akreditasi program studi dan juga pada saat dosen akan melakukan kenaikan pangkat.  Di samping itu kita juga sudah menentukan ada semacam apresiasi berupa  uang untuk sekedar pengganti lelah jika dosen mampu mempublikasikan tulisannya di jrbnal internasional bereputasi. Jadi  sesungguhnya banyak keuntuingan bagi dosen yang memang serius dalam menulis yang dihasilkan dari penelitiannya.

Kembali kepada peringatan dies natalis UIn yang ke 49 kali ini, kiranya akan sangat bagus jika ditradisikan ada semacam peluncuran buku hasil karya dosen, khususnya buku yang dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam menjalankan kebajikan.  Untuk  kali ini  akan dimulai dengan peluncuran buku kiyai saridin yang sesungguhnya sudah  dapat dibaca  sejak awal tahun 2018 yang lalu, namun baru dibukukan saat ini karena adanya asumsi bahwa buku tersebut nantinya diharapkan akan mampu membangkitkan inspirasi bagi banyk orang.

Kita sangat mengundang banyak kepada  para dosen untuk melahirkan karya kaerya yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas dan kalau dapat malahan akan dilaunching pada saat peringatan dies natalis  tahun depan dan begitu seterusnya. Jadi kita berharap setiap ada peringatan dies natalis  selalu saja dimuncul;kan buku baru karya dosen yang  memberikan nuansa baru dan mencerahkan.

Semoga  sejak saat ini hingga puncak peringatan dies natalis nanti akan banyak bermunculan ide ide segar dan memberikan pencerahan kepada kita, sekaliogus dalam menghitung mundur hingga sampai pada hari H yang memang sudah ditinggu oleh warga kampus, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.