UPAYA MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PT

Era saat ini tentu sudah berubah dari era masa lalu, khususnya yangterkait dengan kehidupan perguruan tinggi.  Kalau dahulu orientasi kita hanya untuk menambah APK angka partisipasi kasar untuk memberikan kesempatan akses bagi masyarakat  memasuki perguruan tinggi, sehingga usaha untuk mencari mahasiswa sebanyak banyaknya menjadi target tersendiri.  Namun era saat ini sudah berubah, tidak lagi mementingkan pertambahan jumlah mahasiswa, melainkan bagaimana meningkatkan mutu lulusannya sheingga mereka akan  berperang penting dalam lingkungan masyarakatnya.

Memang bagi sebagian perguruan tinggi ada yang masih berusaha mencari mahasiwa sebanyak benyaknya, karena peminatnya meang kurang, namun jangan lupa bahwa saat ini  harus diorientasikan untuk meningkatkan mutu.  Dengan begitu usaha usaha yang mengarah kepada peningkatan  mutu tersbeut harus terus dijalankan.  Tentu terkait dengan  ruang kelas juga sngat penting, terutama terkait dengan akses internet dan  peralatan lainnya. Lalu juga pemenuhan laboratorium yang memedahi serta ketersediaan  referensi di perpustakaan, utamanya yang berbentuk digital.

Tidak kalah pentingnya ialah  pembangunan kapasitas SDM dosennya juga harus didahulukan, semacam diikutkan dalam berbagai p[elatihan, semacam penulisan jurnal, metodologi pengajaran dan lainnya.  Lalu juga disediakan dana untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kesempatan untuk mengikuti berbagai pertemuan ilmiah.  Demikian juga memberikan kesempatan kepada para mahasiwwanya untuk mengikuti berbagai kegiatan ilmiah termasuk di luar kampusnya sendiri.

Upaya peningkatan kualitas tersebut tentu  harus diiringi dnegan peningkatan  perpustakaan, terutama terkait dengan  akses referensi yang memungkinkan mereka mampu untuk mendapatkan benyak buku yang diinginkan. Peran  perpustakaan memang menjadi sangat sentral dan menentukan. Bagimana mungkin  akan mendapatkan lulusan yang berkualitas jika perguruan tinggi tidak menyediakan referensi yang cukup dan perpustakaannya  jarang didatangi oleh mahasiswanya.

Untuk langkah pertama menjadikan perpustakaan didatangi oleh mahasiwa ialah dengan mendesainnya swedmeikian rupa sehingga menyenangkan, lalu juga dilengkapi dnegan berbagai fasilitas yang memungkinkan mereka dapat mengakses berbagai jurnal dan buku serta situasi perpustakaan yang menyanangkan untuk dihuni. Mungkin selain itu untuk memberikan keseriusan kepada mahasiswa untuk mendatangi perpustakaan ialah dengan cara  para dosen memebrikan tugas wajib kepada para mahasiswa untuk dating ke perpustakaan  dengan membaca dan membuat ringkasan atas buku yang sudah dibaca mislanya.

Tentu masih banyak cara lainnya yang mampu membuat para mahasiswa suka mendatangi perpustakaan, bukan dengan santai santai sambil ber WA nan. Atau melakukan aktifitas yang non akademik.  Itu merupakan salah satu ikhtiyar dalam memajukan dan meningkatkan mutu lulusan.  Perguruan tinggi juga diharapkan sering mendatangkan para pakar dalam bidang tertentu untuk  memberikan motivasi dan juga semangat kepada para mahasiwa agar mereka  mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat, sebab dengan seringnya ada pakar yang datang ke kampus dan memberikan pencerahan, tentu  akan memberikan efek baik kepada mahasiwa.

Jadi untuk tujuan meningkatk mutu tersebut tidak dapat hanya dihimbau saja  melainkan harus ada gerakan dari semua unsur dari perguruan tinggi, mulai dari pimpinan, lalu seluruh dosen dan mahasiswa  yang memang terarah untuk menuju ke sebuah keinginan baik dan bermutu.  Jika dosen merupakan unsur utama  dalam proses pembelajaran, maka bukan saja mereka pinter dalam penguasaan ilmu pengetahuan tertentu, melainkan juga mau mendorong kepada para mahasiwanya untuk berprestasi baik dan mendapatakan kedalaman ilmu dalam diri mereka.

Sebaliknya jika mutu para dosennya biasa biasa saja dan tidak mempunyai prestasi yang membanggakan, lalu apa yang diharapkan dari mereka untuk meningkatkan mutu para lulusannya?. Untuk itu memang harus bersama sama, yakni para dosennya juga harus didorong untuk tetap melakukan penelitian dan menulis serta  memberikan pengaruhnya kepada para mahasiswa.  Dengan begitu mahasiswa juga akan merasakan kebanggan terhadap para dosennya yang berprestasi dan mereka pun juga akan tertarik untuk berprestasi pula.

Kita harus berani untuk menolak  calon mahasiwa jika yang berangkutan memang belum layak untuk diluluskan dan diterima, karena  jika hal etrsebut dipaksakan, maka  akan sulit rasanya untuk memberikan suntikan kepada mereka  agar mdapat mengikuti jejak mereka yang sudah layak untuk diterima.  Mungkin sebagiaan diantara para pimpinan perguruan 5tinggui, terutama yang masih kekurangan mahasiswa, akan merasa saying tidak menerima calon mahasiwa tersebut, namun komitmen kita untuk meningkatkan mutu lulusan akan tetap menjadikan kita konsisten dengan tujuan etrsebut.

Jika kemudian kita dikritik bahwa merwka yang ingin masuk di perguruahn tinggi  ialah dengan tujuan agar mereka nantinya dapat meningkatkan pengethuannya, maka kita dapat menjawab, bahwa ada standar tertentu  dalam penerimaan calaon mahasiwa sehingga mereka dapat diprediksi akan mampu menyelesaikan kuliahnya dengan baik, tepat waktu dan berprestasi bagus.  Jika kita konsisten dengan peningkatan mutu tersebut, kita yakin bahwa pada saat yang sama masyarakat juga akan semakin tertarik untuk bergabung dnegan kita, bukan lagi hanya sekear memenuhi kebutuhan tanpa ada target tertentu.

Disamping itu jika kita melakukan upaya upaya tersebut, maka dengan sendirinya sesungguhnya kita sudah mengupayakan  status akreditasi kita naik, karena berkaitan dengan mengelola perguruan tinggi tersebut sangat erat hubungannya dengan penilaian  pihak lain terhadap perguruan tinggi kita.  Niat awalnya memang hanya untuk meningkatkan  mutu, tetapi apa yang kita jalani sesungguhnya adalah  mempersiapkan segala sesuatu untuk menyongsong sebuah kondisi yang sangat sehat dan bagus dalam berbagai aspek.

Jika kualitas kita juga dilihat dari sisi status akreditasi, maka kita  secara bersamaan juga sudah melakukan upaya upaya tersebut, sehingga pada saatnya kita akan meraihnya secara bersamaan juga.  Memang terkadang kita  tidak menyadari bahwa perbuatan baik itu pasti akan menghasilkan kebaiakn juga, bukan terhadap apa yang kita tuju [ada aawalnya, melainkan juga kebaikan  dan tuntutan kebaikan berikutnya. Karena itu sekali lagi kita harus menjdaikan upaya meningkatkan mutu lulusan etrsebut sebagai upaya sadar untuk memperbaiki diri dan dengan sengaja  juga kita harapkan  dapat memberikan efek karambol kebaikan kepada aspek lainnya.

Kita sangat menyadari bahwa upaya untuk meningkatkan mutu tersebut, masing masing pihak emmpunyai cara dan kitanya tersendiri, namun hal yang harus diketahui ialah bahwa untuk emndapatkan  kondisi bermutyu tersebut tidak dapat dilakukan dengan santai santai dan  sama sekali tidak mel;akukan usapaya perubahan terhadap kondisi yang sudah ada, sebab  kulitas danmutu tersebut akan dapat diraih jika ada jalinan pengertian diantara smeua pihak yang terlibat dalam proses dan smeuanya mempunyai visi dan  misi yang sama serta mempunyai kesadaran yang sama.

Karena itu  kita smeua memang harus melakukan upaya  dan mengubah dari kondisi yang ada menjadi kondisi yang ideal.  Kita juga menyadai bahwa untuk tujuan tiu smeua dipastikan memerlukan dana yang tidak kecil, untuk melengkapi sarpras yang masih kurang dan untuk emnciptakan iklim akademis yang lebih  memungkinkan seluruh mahasiwa  mau melakukan usaaha peningkatan kualitas mereka.  Semoga usaha kita untuk meningkatykan kualitas lulusan akan  dapat berhasil dan sukses. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.