MENJELANG HUT UIN WALISONGO KE 49

Sebagaimana kita tahu bahwa UIN Walisongo merupakan kelanjutan dari IAIN Walisongo yang berdiri pada 6 April 1970 dan kemudian dilanjutkan dengan peresmian secara bersama sama secara umum oleh presiden Joko Widodo pada Desember 2014. Namun kemudian kita siasati untuk diresmikan kembali oleh menteri Agama RI pada tanggal 6 April 2015, sehingga ke depannya tidak ada lagi dualism dalam emmperingati har ulang tahunnya, yakni tetap pada tanggal 6 April.  Tahun ini UIN kita sudah memasuki usia yang ke 49, sebuah usia yang cukup matang sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi.

Walaupun kalua secara riil UIN kita  beru masuk tahun yang ke empat sehingga baru berusia empat tahun dengan status sebagai universitas. Namun demikian kita patut bersyukur karena banyak kemajuan yang sudah kita raih, termasuk penguatan kelembagaan.  Dengan bertambahnya beberapa prodi baru, khususnya yang terkait dengan prodi sain dan teknologi serta ilmu social serta politik, tentu kita  juga patut bersyukur karena  sudah mampu mengantarkan status prodi tersebut mendapatkan status akreditasi walaupun tentu belum maksimal.

Namun alhamdu lillahnya saat ini untuk akreditasi institusi, kita sudha mendapatkan status akreditasi unggul atau A sehingga  secara kelembagaan kita sudah sejajar dengan universitas yang sudah maju. Namun dmeikian bukan berarti kemudian kota berleha leha, melankan justru kita harus mampu membuktikan bahwa kita itu layak menyandang status akreditasi A, yakni dengan tetap mempertahankan keunggulan dalam  banyak hal, termasuk di dalamnya ialah tentang pengelolaan isntitusi, tentang kualitas pembelajaran dan lulusan serta sarana prasarana yang  memadahi.

Sebagai wujud bahwa kita selalu mensyukuri kepada nikmat Allah swt, kita juga tidak akan pernah melupakan jasa para pendahulu yang telah memulai mengembangkan institusi ini dan juga tidak lupa diri dnegana para wali songo yang namanya kkta gunakan untuk institusi kita.  Dengan dmeikian kita akan senantiasa mendoakan mereka dalam setiap kesempatan yang ada dan sekaligus juga meneldano merekaa. Khususn  terkait dnegan para walisongo, kita juga  sudah mentradisikan berziarah ke makam mereka setiap menjelang HUT institusi kita.

Kita juga  mengangkat masalah sikap dan cara berdakwah mereka di masyarakat untuk kita jdaikan sebagai anutan dan teladan, khususnya terkait dnegan bagaimana tetap menjaga agar masyarakat tetap tenang dan mampu menyerap dakwah yang kita sampaikan tanpa harus merusak kebiasaan baik yang sudah mentradisi  di masyarakat. Lkal wisdom tetap akan kita pertahankan dengan terus memberikan nilai agama Islam di dalamnya sehingga kita masih tetap terus mampu berdakwah dnegan cara yang sangat baik, santun dan mengerti bagaimana keinginan masyarakat.

Toleransi yang selalu dipraktekkan oleh mereka juga akan senantiasa kita  pertahankan dalam kehidupan nyata dan sekaligus juga tetap membina kebesamaan diantara seluruh masyarakat. Karena itu dalam momen tertentu kta tidak perlu membedakan antara  kiat aebagai kaum muslim dnegan mereka yang bi=ukan muslim, meskipun kita tetap harus emmegang prinsip akidah yang kita yakini dan tidak boleh ditawar tawar.  Nah, dalama memperingati HUT tahun ini banyak sekali kegiatan yang diselenggarakan oleh  keluarga besar UIn Walisongo, termasuk dzikir bersama  untuk para pendahulu kita.

Kita juga akan memberikan gelar doctor honoris causa kepada  ulama besar dan banyak tulisannya yang sudah dinikmati oleh masyarakat dan pengakuan untuk keilmuannya sudah tidak diragukan lagi. Tentu pemberian  gelar kehormatan etrsebut juga sudah dipertimbangkan secara matang dan insya Allah tidak akan menimbulkan kontroversial.  Kita sama sekali tidak mempertimbangkan dari sisi polituk atau sisi lainnya, melainkan murni karena keilmuannya yang mumpuni. Kita juga akan menggelar  seminar tentang masalah keumatan dan juga keperempuanan dan masalah ekonomi.

Rencananya juga akan hadir di tengah kita salah seorang menteri yang kebetulan juga alumni untuk memberikan support terhadap para pengusaha muda, termasuk para mahasiswa untuk menekuni budang interpreneurship. Tentu disamping menteri agama RI yang akan memberikan rasi ilmiah dan sekalgus juga akan menghadiri malam gebryar budaya yang dibersamakan dengan launching buku kiyai saridin dan  puisi kehidupan. Ini tentu merupakan nuansa baru yang sengaja dihadirkan oleh panitia  HUT UIN tersbeut agar ada perbedaan nuansa dan tidak membosankan.

Demikian juga para budayawan  tenar akan menghadiri acara etrsebut dengan mempersembahkan karya puisi mereka dan ekaligus dibacakan saat acara tersebut. Dengan dmeikian  peringatan Hut kali ini memang berbeda dengan acara sebelumnya dan diharapkan akan semarak dan sukses. Sudah barangtentu bukan dalam arti lahirnya sukses, melainkan juga sekaligus  dalam arti hakikinya kita juga akan meraih sukses dalam semua bidang, termasuk dalam menyongsong era industry 4.0.

Untuk itu kita berharap kepada seluruh warga kampus agar ikut menyemarakkan peringatan Hut tersebut setidaknya pada saat  acara jalan sehat bersama dan sekaligus diakhiri dengan kebersamaan dalam smeua hal.  Saat ini kita sudah mendapatkan akreditasi A dan kita harus mempertahankannya, karena itu  para dosen dan tenaga kependidikan juga harus mengimbanginya dengan kerja cerdas dan selalu berupaya meningkatkan mutu pembelajaran dan juga mutu lulusan, sebab tanpa itu maka kita akan ketinggalan dan pada saatnya nanti kita akan kesultan dalam emmpertahankan nilai status akreditasi.

Kita masih banyak PR yang harus diselesaikan, termasuk di dalamnya ialah  menaikkan status akreditasi program studi yang masih cukup banyak yang belum mencapai nilai unggul. Memag saat ini kita sudah mempunyai program studi yang terakreditasi A sejumlah 21 buah, namun masih ada  banyak prodi yang belum  maksimal, bahkan sebagiannya masih berstatus C.  Tidak ada jalan lain di tahun ini kita harus sudah mengubah nilai C tersebut dengan minimal B dan yang sudah B harus ditingkatkan menjadi A.

Ini semua harus menjadi target kita dalam tahun mendatang dan tidak ada tawaran lainnya. Kita juga harus etrus emngingatkan kepada para mahasiswa kita untuk memperkuat Bahasa yang  sampai saat ini masih menjadi titik lemah diantara mereka.  Jika mereka peduli sejak awal, pasti mereka akan  menemujkan kemudahan dalam memperdalam dan menguasai Bahasa tersebut. Namun sayangnya kebanyakan mereka menyadari kepentingan bahwasa tersebut setelah mereka akan meyelesaikan kuliah sehingga kesulitan demi kesulitan akan ditemui mereka.

Dalam memperingati HUT institusi kita kali ini kita ingin seluruh  warga bear unversitas aan menyadari tanggug jawan dan kewajiban masing masingd ana kemudian menjalankannya dengan eksadaran tinggi. Dengan begitu kita akansecara tidak langsung menyukseskan  agenda kita yang sduah kita canangkan sebelumnya. Tentu kita tidak mau ada kegagalan dalam meraih  mimpi yang sudah kita torehkan dalam program dan renstra kita. Kita ingin semua keininan  akan dapat kira wujudkan dnegan kerja bersama dan mencaai hasil maksimal bersama pula.

Semoga di HUT tahun ini kita smeua akan mampu menjalankan peran dan fungsi kita masing masing dengan sangat baik dan mendapatkan ridlo dari Allah swt. Jika kita mengawalinya dnegan semangat untuk mengabdi dan kafrena beri badah, maka hasilnya insya Allah juga akan menggembirakan, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.