BERTAHAN DENGAN SERANGAN MEMATIKAN

Sebagaimana kita tahu bahwa  kementerian agama  hari hari ini sedang mendapatkan ujian cukup berat, meskipun hanya ada persoalan yang menyangkut oknum pegawi dan pejabat kementerian yang berhubungan dengan politisi yang kemudian ditangkap tangan oleh KPK yang diduga melakukan  jual beli  posisi jabatan di kementerian agama,  bahkan dalam acara ILC, seolah kementerian agama itu tidak ada baiknya sama sekali. Tentu hal tersebut sama sekali tidak adil, karena sudha terlalu banyak yang sudah dikerjakan oleh  kementerian agama untuk memperbaiki kondisi.

Memang sangat mudah untuk menuduh dan menduga  apa yang telah dilakukan oleh kementerian agama, karena sedang dalam posisi yang dibidik. Namun seharusnya kita mampu bersikap adil dalam menilai kementerian besar seperti kementerian agama.  Demikian juga semua  apa yang disampaikan terkait dengan kementerian agama harus dikuatkan dengan data yang akurat, bukan hanya katanya dan laporan  dari pihak yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Bahkan ada mantan pejabat di kementerian agama yang mendapatkan momentumnya untuk mengemukakan kekecewaannya  setelah tidak  diangkat menjadi pejabat lagi.  Tentu itu tidak elok dikemukakan, karena bagaimana pun untuk mengangkat seorang pejabat itu pasti banyak pertimbangan yang harus dilakukan, terlepas dari kemungkinan ada kesalahan.  Aturan yang dbuta juga sudha mempertimbangkan banyak hal, setelah mengevaluasi perjalanan aturanmain yang selam itu berjalan. Namun bagaimanapu baiknya sebuah aturan, pasti ada kelemahannya dan terkadang malah tampak merugikan pihak pihak tertentu.

Sebagai bagian dari kementerian  agama yang saat ini sednag dibullai banuyak pihak tanpa mau mengungkapkan keberhasilan dan prestasinya, tentu  kita sangat prihatin dan sedih, apalagi yang justru membidik dan mengobral kejelekan  justru dari matan p[ejabat di kementerian sendiri.  Tentu itu juga belum memeprtimbangkan bahwa apa yang disampaikan tersbeut enar dan sesuai dengan data.  Sepengamatan kami justru banyak hal yang tidak sesuai dnegan kenyataan, bahkan cenderung ingin merusak citra dan marwah kementerian.

Apapun alasannya  mengumbar keburukan yang beklum tentu benar di sebuah instrti=usi tentu tidak dapat dibenarkan, karena itu sama denagn membunuh karakter dan tidak memberikan kesemptana kepada pihak kementerian untuk memberikan klarifikasi. Akan jauh lebih bagus jika dalam acara ILC tersbeut juga diundang dari pihak kementerian agar dapat dilakukan kroscek kebenaran apa yang dituduhkan kepada kementerian.

Pada kenyatannya cukup banyak prestasi yang telah dihasilkan oleh kementerian agama, termausk kaitannya dnegan pemberantasn korupsi dan ketaatan dalam melaporkan harta kekayaan pejabatnya. Demikian juga tentang pengelolaan keuangan yang juga telah mendapatkan pengharaag dari kementerian keuangan dan masih banyak lagi prestasi yang sudah didapatkan oleh kementerian.  Lalu apakah dengan mudahnya lalu dipatahkan dnegan kasus yang melibatkan  ketua umum partai politik dan  pejabat di kementerian agama?

Tentu sangat tidak adil kalau berbagai prestais gemilan yang telah berhasil dicapai lalu dnegan mudahnya dihilangkan dnegan settes kasus yang masih berjalan. Apakah kita ini termasuk tipe orang yang sangat kejam terhadap apapun yang ada di hadapan kita?.  Kita memang harus mengakui masih ada kelemahan di tubuh kementerian agama dan juga mungkin masih ada sebagian oknum pejabat yang nakal, namun  kita juga yakin bahwa masih banyak yang bekerja secara baik dan menghasilkan banyak prestasi yang juga harus dihargai, bukan dilupakan begitu saja, karena setitik nila tersbeut.

Lebih lebih kalau kita berbicara mengenai PTKIN yang merupakan andalan pendidikan  Islam di tanah air.  Kita harus fair dalam menilai karena PTKIN saat ini sudah snagat banyak berprestasi, bahkan sebagiannya justru lebih unggul dibandingkan dnegan universita sumum yang lebih dahulu lahir dan maju. Seiring dengan kemajuan dan raihan banyak prestasi tersebut, PTKIN juga sudha berbenah diri untuk mendapatkan  kualitas yang tinggi.  Salah satunya ialah mengenai capaian  akreditasi oleh BAN PT.  Sebagaimana kita tahu saat ini sudah cukup banyak UIN yang meraih akreditasi A.

Prestai dalam bidang akademik juga tidka kalah, karena banyak karya karya dosen PTKIN yang menembus jurnal internasional berreputasi dan  bahkan mewarnai jurnal jurnal nasional berprestasi.  Tentu  kita juga masih mengakui bahwa  masih ada dan bahkan mungkin banyak PTKIN yang masih keceder dan  jauh dari harapan kualitas yang diinginkan. Namun bukan hanya di PTKIN semata, karena di kemenristekdikti juga masih banyak PTN yang masih belum memenuhi harapan kualitas sebagimana yang diharapkan.

Menyadari kenyataan tersebut, kita yang berada di dalam kementerian agama yang sedang mendapatkan musibah ini harus tetap kuat dan bertahan dengan gigih. Jangan sampai kita larut dalam kesedihan dan bahkan menjadi loyo, melainkan kita harus tetap tegar dalam menghadapi ini semua dan justru kita malah harus berusaha untuk menunjukkan diri sebagai  pihak yang kuat dan benar benar bersih serta berprestasi dalm bidnag yang memang kita tekuni.

Kita tidak usah terpengaruh dengan gegap gempita olok olok di luar yang hanya akan  menyedihkan dan menyiramkan hati saja.  Seharusnya kita memang harus terus berupaya agar badai tersebut cepat berlalu dan masyarakat bukan lagi mengingat keburukan kementerian, melainkan justru berbalik menngat prestasinya. Citra penyelenggaraan ibadah haji sudha cukup baguis dan mendapatkan penilaian yang sangat tinggi, yang itu juga harus disampaikan kepada masyarakat  agar mereka juga mengetahui prestasi kita dalam bidang penyelenggaraan ibadah haji, bukan hanya keburukan yang selalu ditampilkan.

Citra KUA juga sudha membaik dengan pelaksanan pernikahan yang tidak lagi mengandung gartifikasi, melainkan semuanya sudah sesuai dnegan aturan main yang ada, bahkan merka para  pejabat KUA tidak akan pernah menerima uang kes dalam melaksanakan tugas, karena semua honornya akan dilakukan dengan transsaksi non tunai. Citra pendidikan  juga sudh sangat bagus, baik di sekolah atau madrasahnya maupun di perguruan tingginya.

Banyak sekolah di bawagh kemenetrian agama yang sangat unggl dan menghasilkan siswa berprestasi yang membanggakan.

Demikian juga dnegan perguruan tinggi keagamaannya yang sudah sangat bagus mencapai prestasi dalm berbagi bidang. Sekali lagi kita memang perlu sosialisasi pretasi yang sudah kita capai agar masyarakat mengetahuinya dan tidak mudah digiring untuk mengecap kementerian ini penuh dnegan kekotoran dan kemaksiatan.  Memang kita harus akui  sudah ada beberapa pihak dari kementerian ini yang terbukti melakukan korupsi atau pelanggaran hokum lainnya, tetapi itu hanyalah sedikit saja, bahkan  kalau dibandingkan dnegan kementerian lainnya.

Namun kita memang tidak sedang menilai kementerian lain , hanya saja sungguh keterlaluan sekali mereka yang sangat sini dnegan prestasi kementerian agama dan terus melakukan pembullian terhadapnya. Dengan begitu kita menag harus  melakukan upaya untuk membendung bullion tersebut namun bukan dnegan cara emosi dan atau dengan cara yang relative sama dengan  apa yang mereka lakukan kepada kementerian, melainkan justru dengan cara yang simpatik dan elegan, yakni dnegan tetap bekerja dan menunjukkan prestai kerja yang nyata dan ebrmenfaat bagi umat. Semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.