DOSEN NON PNS DOSEN KITA

Mungkin karena kebutuhan yang sangat mendesak, sementara  alokasi pegawai negeri sipil sangat etrbatas, maka salah satu jalan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan  tenaga pendidik di perguruan tinggi diambillah cara yang memungkinkan dan tidak menyakahi aturan main yang ada, yakni dengan cara mengangkat dosen bukan PNS yang juga mempunyai kewajiban dan hak sebagaimana  dosen PNS, hanya  berbeda  mengenai hak pension saja.  Dengan dmeikian dosen non PNS jangan merasa sebagai anak tiri atau  bukan bagian dari universitas, melainkan  sama saam  bagian dari univeersitas yang mempunyai tanggung jawab yang sama untuk membesarkan universitas.

Namun dmeikian memang ada beberapa diantara mereka yang belum merasa nyaman dengan posisinya sebagai dosen non PNS tersebut karena dianggap masih sebagai dosen sementara yang sewaktu waktu dapat diputus hubungan kerjanya.  Memang dalam  pemberian surat keputusan,  diabuat  ada batas waktunya, tetapi itu hanya sebagai administrative semata,  namun  posisi merea sesungguhnya tetap kuat dan akan diperbarui setiap kali habis masanya. Tentu terkecuali bilamana sudah tidak memenuhi lagi  persyaratan sebagai dosen .

Peng SK an yang dmeikian tersbeut didasari pula oleh pertimbangan bahwa  jika sewaktu waktu yang bersnagkutan melakukan  perbuatan yang dapat merugikaninstitusi dan atau sudah tidak lagi mengikuti aturan main universitas, maka sudah barang tentu  tidak akan diperpanjang lagi. Jika tidak ada persoalan apapun dan tetap masih menjalankan tugas sebagai dosen tentu akan terus diperpanjang sampai  pada saatnya nanti sebagaimana aturan yang ebrlaku.

Rupanya memang ada pihak yang berusaha untuk menghembuskan sesuatu yang membuat mereka tampak resah dengan posisinya tersebut, padahal kalau mereka mengikuti penjelasn yang disampaikan oleh pihak universitas, maka seharusnya tidak ada lagi keresahan di dalam pikirna mereka, karena mereka benar benar bagian dari universitas dan juga bagian terpenting  sama dnegan lainnya.  Untuk itu kita meminta semuanya saja untuk tetap focus kepada kerja dan tidak memikirkan sesuatu yang justru akan menyebabkan berkurangnya semangat kerja kita.

Sesungguhnya kita juga  masih memberikan kesempatan kepada merekauntuk mengikuti seleksi untuk menjadi PNS melalui mekanisme yang ada, jika  kebetulan ada formasi yang sesuai dnegan bidangnya, namun tentu kuota yang tersedia untuk PNS sangat terbatas, sehingga tidak perlu memikirkannya secara manteng, melainkan santai saja.  Artinya jika nantinya ada formasi maka ikutilah sesuai dengan aturan yang ada selam masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan, namun jika nanti tidak menemukan formasi etrsebut, istiqamahlah dalam posisi yang saat ini sudah dipegang.

Kita santat yakin bahwa meskipun posisi sebagai dosen non PNS tetapi masih tetap dapat mengembangkan karir sebagaimana yang lainnya. Jika  serius dalam menekuni bidang  tersbeut, pada saatnya insya Allah akan mendpatkan sesuatu yang diharapkannya juga. Barang siapa yang serius dan sungguh sungguh, pastinya dia akan menemukan sesuatua yang diimpikannya. Melalui dosen non PNS  kita juga mampu meraih cita cita yang sudah kita canangkan, dan tentu yang terpenting ialah memperoleh anugerah yang berkah.

Saat ini  keberadaan doen tetap non PNS memang menjadi kebutuhan di hamper seluruh perguruan tinggi negeri, karena kemampuan Negara dalam menyediakan posisi PNS dosen sangat terbatas, dan kebutuhan universitas semakin mendesak dan karena itu kebijakan ini menjadi kebijakan nasional yang juga diamani oleh kementerian terkait.  Dengan demikian keberadaan mereka sesungguhnya sama pemntingnya dengan PNS yang saat ini ada dan kita memang membutuhkan kehadiran mereka untuk memperkuat posisi kita.

Kita harus mengakui bahwa keberhasilan kita memperoleh nilai akreditasi A salah satunya ialah ditopang oleh keberadaan mereka, karena betapapun  nisbah dosen dengan mahasiswa juga dibantu oleh keberadaan mereka seingga  kita mampu menjaga keseimbangan tersebut, dan karena itu kita sangat berterima kasih kepada mereka yang mau bergabung dengan kita untuk membesarkan dan meningkatkan kualitas universitas kita. Bahkan ke depan kita akan meningkatkannya lebih baik dan berusaha untuk selalu menjaga mutu yang sudah cukup bagus.

Tanpa kehadiran mereka kita juga akan mengalami kesulitan karena asudah pasti kita akan kekurangan SDM yang  selama ini sudah kita penuhi dnegan datangnya dosen non PNS tersebut. Jadi sekali lagi jangan ada yang merasa beda  dan keberadaan mereka di universitas ini dan juga universitas lainnya tentu juga pasti akan membantu  penguatan di dalamnya. Untuk itu kami berkomitmen untuk tetap mempertahankan mereka dan  karena itu mereka tidak perlu khawatir dan was was dengan keberadaan mereka di universitas.

Jika ada pihak pihak tertentu yang memberikan informasi terkait keberadaan mereka yang informasi tersebut bernada pesimistis, tentu sebaiknya dilakukan tabayyun etrlebihd ahulu kepada pihak universitas sehinga semuanya akan jelas dan tidak ada dusta diantara kita. Kita memang terkadang merasa bingung dengan adanya informasi liar yang tidak dapat dipertanggung jawabkan terkait dengan berbagai persoalan, padahal pihak yang  menangani langsung saja sama sekali tidak ahu menahu. Akibatnya terjadi salah paham dan mungkin juga  buruk sangka kepada pihak tertentu.

Sekali lagi kita harus saling  waspada dan menjaga  diri agar tidak mudah diprovokasi oleh pihak lain yang hanya akan mersahkan kita saja. Untuk itu sekali lagi mari kita satukan langkah untuk memperkuat keberadaan kita di institusi ini dan sekaligus untuk memajukannya. Alangkah sayangnya ketika kita  berusaha dan sudah emnghasilkan sesuatu yang baik, lalu hanya diusak oleh pihak tertentu yang sama sekali tidak merasakan bagaimana sulitnya mendpaatkan  posisi tersebut.

Namun demikian memang ada perbedaan antara dosen PNS d4ngan dosen tetap non PNS, karena  sebagai PNS tentu  akan mempunyai kepangkatan administrative sebagaimana yang diatir oleh kepegawaian,  akan tetapi dosen non PNS tentu  akan mempunyai kepangkatan administrative fungsional sebagaimana dosen pada umumnya.  Untuk itu kiranya dimengerti bahwa untuk dosen tetap non PNS sangat mungkin tidak akan empunyai kepangkatan administrative semacam golongan III, a,b,c,d dan seterusnya sebagaimana yang dipunyai oleh dosen PNS.

Tentu hal tersebut tidak perlu mengganggu kinerja karena itu hanyalah kepangkatan administrative, sedangkan untuk penggajian akan didasarkan kepada kepangkatan akademik fungsional tersebut.  Kita memang dapat mengerti adanya perbedaan etrsebut dan dioharapkan bperbedaan tersebut tidak akan mengendurkan dan menjadikan kita terpecah.  Sementara itu terkait dengan sertifikasi dosen, maka dosen tetap non PNS pun  akan mempunyai hak yang sama untuk mengikuti sertifikasi dosen pada saatnya sesuai dnegan ersyarataan yang berlaku.

Sekali lagi kita tidak ingin membedakan antara dosen yang PNS dan doen tetap yang non PNS, karena kita akan ebrusaha  semaksimal mungkin untuk  memperlakukan semuanya dnegan adil sesuai dnegan regulasi yang ada, serta akan berusaha secara terus menerus untuk meningkatkan kesejahteraan smeuanya. Namun jika ternyata belum mampu untuk itu, maka dengan kerendahan hati untuk dimaklumi  karena keterbatasan yang ada pada diri kami, tetapi yakinlah selama itu sesuai dnegan regulasi dan memungkinkan, maka apa yang kita inginkan bersama pasti akan kita tempuh dan jalankan.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.