KETABAHAN MARYAM

Kita sangat paham dengan cerita Maryam yang kemudian  dikenal sebagai ibunda dari nabi Isa AS. Pada awalnya keluarga dan orang tua Maryam menginginkan  mempunyai anak laki laki yang dianggap akan lebih berguna  dalam kehidupan mereka, ketimbang perempuan yang justru menjadi beban. Namun Tuhan menghendaki lain, yakni dilahirkanlah Maryam yang ebrjenis kelamin perempuan, lalu  Orang tua Maryam sepertinya tidak rela mendapatkan anak perempuan, meskipun akhirnya diterima juga.

Dalam perjalanan hidupnya Maryam ini memang suka menyendiri di kamar dan tidak banak bergaul dengan orang luar, sehingga pada suatu saat ketika Maryam hanya berada di dalam kamar, tetapi selalu saja mendapatkan banyak ragam makanan, lalu orang tuanya bertanya dari mana kamu mendapatkan makanan yang benyak tersebut. Lalu dengan tenangnya Maryam menjawab bahwa smeuanya itu berasal dari Allah swt.  Tentu untuk persoalan ini banyak ahli tafsir yang berbeda dalam memahaminya. Sebagian memahaminya secara harfiyah bahwa Tuhan emmang mengirimkan makanan etrsebut secara langsung, tetapi ada yang emnafsirkannya melalui pemberian orang.

Meskipun Maryam tidak banyak bergaul dengan orang luar, namun ekmudin dia hamil secara tiba tiba, sehingga masyarakat ramai membicarakannya, namun Maryam tetap bersikukuh bahwa dia tidaklah berzina, karena berhubungan dengan laki laki saja tidak pernah, tetapi akal sehat masyarakat saat itu memang tidak mampu mencapai kekuasaan Tuhan, sehingga Dia tetaplah dituduh sebagai perempuan yang berzina.  Ceritany panjang dan penderitaan yang dialaminya juga sangat berat, namun dia snagat tabah dan akhirnya  melahirkan putranya Isa yang  kemudian diberikan  kekuasaan oleh Tuhan  untuk mampu berbicara meskipun masih bayi.

Mukjizat itulah yang kemudian mampu membebaskan Maryam dari tuduhan keji berzina karena  Isa mampu mengunghkapkan kebenaran tentang ibundanya.  Bagi kita yang hidup di zaman ini tentu  dapaty memperkirakan seandainya kita juga hidup pada zaman itu, belum tentu kita akan dapat menerima alasan Maryam saat itu.  Lalu kemanakah akal pikiran kita saat ini ketika kita tidak mampu menyangga sedikit ujian yang meimnpa kepada kita. Bahkan sedikit saja kita sudha mengeluh tidak mampu bertahan dengan musibah yang sedang menimpa kita.

Cobalah kita sedikit mengaca kepada penderitaan orang orang dahulu yang mengalami musibah jauh lebih berat ketimbang yang menimpa kepada kita, toh mereka tetap saja mampu bertahan dan tabah dalam menghadapinya. Masih banyak tokoh zaman dahulu yang begitu sabar dan tabahnya dalam menghadapi ruintangan yang menghadang di depan mereka, sehingga pada akhirnya mereka  mendapatkan balasan yang sangat membahagiakan karena berkat ketabayhan dan kesabaran dalam menghadapi ujian yang ditimpakan kepada mereka.

Kebanyakan kita memang tidak kuat  saat menghadapi  persoalan hidup yang melilit mereka, apalagi kalau harus dituduh dengan tuduhan yang sangat keji, pastilah akan  cepat kolep atau  down dan mungkin kemudian akan mengalami struk dan sejenisnya.  Bukankah kita  dapat bercermin kepada cerita banyak orang baik di zaman dahulu yang selalu saja memenangkan oertarungan, setelah mereka bertahan dan sabar untuk tetap menjalani  perintah perintah Tuhan dengan konsisten.

Betapa tangguhnya seorang  Masyitah yang menjadi pelayan Firaun dan selalu saja dihadapkan dengan kenyataan pahit yang terus menerus, tetapi dia tetap tegar dalam menjalani hidup  di sisi orang yang santgat takabur, dan akhirnya dia  diberikan  surge oleh Tuhan  setelah menunjukkan  keyakinannya yang sunguhh banar di hadapan faraun. Seorang perempuan yang sungguh luar biasa pertahanan keimanannya karena tidak kalis oleh gemebyarnya harta dan kekuasaan, dan dia memlilih untuk tetap mendintai dan mempertahankan keimanannya ketimbang harus tunduk  berlutut di hadapan faraun.

Demikian juga dengan ketangguhan Siti Asiyah bahkan dia sebagai isteri Faraun yang tidak  mau tunduk dan mengikuti keinginan faraun yang  kafir dan  bahkan emngakus ebagai Tuhan. Hanya saja Siti Asiyah memang merupakan perempuan suci yang belum pernah dijamah oleh Firaun karena selalu dijaga oleh Tuhan. Mungkin Firaun mengira dia telah mampu menundukakn Asiyah dan mampu menidurinya, tetapi dalam kenyataannya  Tuhan telah menyelamatkannya dan menggantikan kedudukan Asiyah dnegan perempuan lainnya. Itulah setidaknya menurut penafsiran sebagian besar ulama.

Dalam bidang yang lain, kita juga  melihat  kehebatan seorang siti Khodijah, isteri nabi Muhammad saw yang bangsawan dan terpandangn, kaya raya dan masih banyak menyandang status yang hebat untuk ukuran duniawi, namun kemduian beliau mampu menyerahkan diri dan seluruh yang dipunya untuk nabi Muhammad saw. Khususnya dalam rangka mengemban amanah risalah kenabian.  Ketabayhannya begitu hebat sehingga akal sehat yang tidak dimasuki keimnan, pastilah akan tidak mampu menjelaksannya.

Sifat hebat Khodijah kemudian juga menurun kepada anaknya Fatimah yang  begitu kuat dalam mengembang amanah sebagai seorang isteri yang setia.  Bagaimana tidak Fatimah adalah seorang perempuan yang ketaatannya kepada suami tidak dapat dilukiskan dan kemurahan hatinya juga tidak dapat ditandingkan dengan siapapun juga, ketulusannya dalam mengabdi kepada suami  juga  tanpa syarat.  Pantas saja kelau nabi Muhammad saw begitumencintainya mengasihinya dan  menjadikannya sebagai penyejuk hati.

Jika kita menyelusuri kisah perempuan hebat semacam Fatimah azzahra tentu kita akan mendapatkan banyak inspirasi yang akan sangat membantu kepada kita dalam menemukan identitas diri yang sesungguhnya. Itu jika kita mau mengikuti jejaknya dengan benar dan konsisten. Banyak sekali kisah teladan yang ditemukan pada diri Fatimah putri Rasul tersebut, baik kaitannya dengan kehidupan keluarga, hubungannya dengan suami dan juga dengan anak anak serta ayahandanya, smeua itu tidak ditemukan cacatnya.

Sesungguhnya kalau dicari benang merahnya diantara para perempuan hebat di dunia ini seertinya kita dapat mengaitkan satu dnegan yang lain, meskipun  kalua dirunut  dari sisi nasab mungkin akan sangat sulit.  Cerita tentang maryanm yang diabadikan oleh alquran sungguh memberikan inspirasi bagi kita smeua  untuk  mendapatkan banyak hal positif yang dapat diteladani, meskipun saat ini kita seang bera di alam yang sama sekali lain dari alamnya Maryam.

Hikmah yang dapat kita petik dalam semua kisah perempuan hebat di dunia ini ialah bahwa  jika kita tidak pernah menyerah dan kalah dalam menjalani hidup berhadapan dengan cobaan Tuhan, maka pasti pada akhirnya kita akan menemukan kemenangan yang  gemilang.  Kita tidak perlu takut dengan kegagalan dan hidup yang dipenuhi oleh  bermacam firnah dan cacian, karena semua itu sesungguhnya hanyalah sebuah proses yang memang mesti dijalani agar kita dapat sampai kepada tujuan yang sesungguhnya.

Semua episode itu pasti aka nada akhirnya dan akhir dari semua cerita  kehidupan di dunia ini hanya akan berpihak kepada mereka yang memenangkan pertarungan, dan  kita harus memenangkan pertarungan dalam setiap episode kehidupan. Jangan sampai justru kita kalah sebelum bertanding yang sebenarnya. Jangan pernah kita kalah sebelum kita benar benar terjun dalam gelanggang dan yakin bahwa pada saatnya kitalah yang pasti akan memenangkanya, semoga.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.