SIKAP BIJAK ITU NISCAYA

Banyak diantara orang saat ini yang terlalu bersemangat dalam melakukan apapun, termasuk berkomentar, padahal belum mempunyai data yang kuat, lalu akibatnya komentearnya ternyata salah sasaran, sebab  faktanya bukan sebagaimana dipahami oleh yang memberikan komentar tersebut. Seringkali orang yang berkomitemn tinggi terhadap sebuah keyakinan atau agama tertentu, lalu  mendengar informasi bahwa telah ada sikap dan tindakan yang mencerminkan ketidak adilan terhadap masyarakat muslim di daerah tertentu.

Demi mendengar informais tersebut dia langsung saja  mengeluarkan komentar yang menyalahkan seluruh umat muslim yang sama sekali dianggap tidak peka dan tdiak mebela sudaranya yang sedang dianiaya.  Padahal dia sendiri belum paham duduk persoalannya.  Padahal dalam kenyataannya tidak sebagaimana yang dia pahami dan jika dia mengetahui persoaannya sejak awal, maka dia pasti tidak akan berkomentar menyalahkan umat yang dikatakan tidak peka dan tidak peduli terhadap saudaranya sesama muslim.

Seringkali juga  karena ketidak tahuan menjadikan penyebab  sebuah kejadian yang mengakibatkan kematian seseorang.  Kita tentu masih ingat adanya seorang mahasiswa yang ingin shalat di sebuah masjid di Sulawesi selatan, lalu karena masjid terkunci dia bermaksud ingin meminta dibukakan oleh penghuni rumah yang paling dekat dnegan masjid.  Karena kecurigaan pemilik rumah akhirnya dia  malah  keluar melalui jalan yanglain dan masuk ke masjid dan menginfokan kepada marbot bahwa ada pencuri. Celakanya marbot masjid tersbeut tanpa menyelidiki lebih lanjut terus meyakini informasi tersbeut dan bahkan ekmduian mengumumkan  melalui peneras suara bahwa da pencuri di masjid.

Setelah masyarakat berdatngan ke masjid, sang mahasiwa pun dnegan snatainya masuk masjid dan tanpa disangkanya lalu masyarakat memberondong dnegan pukulan dan hantaman, sehingga membuatnya kelenger dan akhirnya meninggal dunia. Padahal sama sekali tidak ada indikasi mencuri pada diri mahasiswa naas tersebut. Itulah gambaran bagi siapapun yang lebih mendahulukan nafsunya ketimbang akalnya.  Kenapa tidak dilihat dan diinterogasi terlebih  dahulu ketika  orang yang disangka maling teresbut ada di situ dan berhadapan dengan amsyarakat?

Tentu kejadian serupa itu sering terjadi, termasuk melakukan  penyalahan terhadap pihak tertentu yang dianggap bersalah karena berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu hanya disebabkan ketidak pahaman terhadap kenyataan yang terjadi. Sebagai contoh, jika ada orang yang dimintai tolong oeh orang lain untuk mengambilkan sebuah barang di suatu tempat. Lalu saat mengambil barang tersebut lalu dilihat oleh orang lain dan diteriaki maling, dan kemudian dalam waktu singkat berdatanganlah masyarakat dan langsung menghakiminya, tanpa meminta kejelasan terlebihd ahulu kepadanya.

Setelah kejadian tersbeut barulah masyarakat mengetahui bahwa  orang tersebut sesungguhnya bukanlah maling, melainkan hanya ingin membantu orang lain dalm hal mengambilkan barang.  Lalu juga ada kejadian yang sebaliknya, yakni  saat ada  perkelahian terjadi di dekatnya, dia tidak melakukan tindakn apapun, lalu dia dipersalahkan karena tidak bereaksi apapun atas kejadian perkelahina tersebut, padahal sesungguhnya dia tahu persis bahwa  mereka berdua yang berkelahi tersbeut tidak mau  dia ikut campur di dlamnya, bahkan mereka juga mengancam jika ikut ikutan dalam perkelahian tersebut mereka akan berbuat nekat kepadanya.

Ternyata banyak kejadian  yang terkait dengan salah paham atau  tindakan yang tidak didasari oleh data yang akurat.  Baru baru ini ada tuduhan yang sangat menyakitkan bahwa umat muslim di indonesia  seeprtinya sudah tidak  ada rasa  empati kepada sesama muslim karena  sudah banyak orang lain yang berdemonstrasi tetapi muslim  kita malah diamsaja, lalu juga diteruskan apakah karena sudah kadung benayk berhutang budi dengan bangsa china sehingga tidak ada keberanian untuk mengingatkan China dalam hal kasus etnis Uighur.

Dalam masalah ini sesungguhnya diperlukan informsi yang jelas dan tepat, karena da dua klaim di amsing masing pihak, yakni pihak etnis Uighur da njuga pihak pemerintah China. Orang orang Uighur  mengklaim bahwa mereka tidak diberikan kebebasan dalam beragama dan  selalu saja  diawasi dan bahkan terakhir ini mereka disekap di kamp kamp dengan diberikan pendidikan tambahan s erta dipaksa untuk meninggalkan keyakinan mereka.  Sementaa pihak pemerintah china mengklaim bahwa mereka itu para pemberontak, ekstrimis dan  kaum radikal, sehingga pemerintah berkewajiban untuk menumpas mereka.

Nah, tindakan yang paling  adil ialah  ada pihak yang melakukan penelitian, semacam PBB agar persoalannya menajdi jelas. Namun emmang perlakuan yang melampaui batas kemanusiaan sangat perlu untuk dihentikan. Kenapa  banyak orang Eropa dan jepang misalnya yang  melakukan demonstrasi menetang perlakuan china terhadap etnis Uighur tersebut, ialah karena perlakuan tersbeut sudah melampaui bartas kemanusiaan, meskipun mereka misalnya salah dan melakukan usaha pemberontakan sekalipun.

Tindakan apapun yang hanya didasarkan pada informasi sepihak atau hanya didasarkan atas dugaan semata, pastinya akan merugikan.  Dan karena itu kita emmang harus bertindak bijak, yakni meneliti terlebih dahulu persoalannya sehingga apapun yangkemudian kita lakukan akan tepat sasaran.  Mungkin kalau persoalannya ringan tidak akan berakibat apap apa, namun jika persoalannya menyangkut  keamanan manusia lain, maka akibatnya dapat berat dan  mungkin malah akan merusak tatanan  yang selama ini sudah tampak mapan.

Bijak dalam bersikap, dalam berbicara, dan dalam tindakan tentu akan mengakibatkan  kebaikan, sebaliknya kalau tindakan yang hanya didasarakan kepada dugaan semata, pastinya akan menimbulkan kerugian dan mungkin juga penyesalan bagi diri kita. Sekali lagi kita memang harus selalu bertindak secara bijak dalam menghadapi apapun, termasuk ketika kita sedang menghadapi persoalan rumah tangga sekalipun.  Saat kita mendapati informasi dari pihak lain terkait dengan keluarga kita biasanya kita langsung mempercayainya dan kemudian melakukan reaksi tertentu.

Nah, karena banyaknya kejadian yang kemudian menimbulkan kerugian kita, maka sbaiknya  setiap informasi yang datang dari siapapun, harus dilakukan tabayyun dan klarifikasi serta kalai perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. Kita hanya berharap abhwa  pada saat kita sedang menghadapi banyak persoalan, justru kita malah melakukan blunder sendiri karena melakukan  sesuatu yang tidak berdasar sama sekali.  Kiranya sudah harus diakhiri sikap kita yang sembrono tanpa menyelidiki terlebihd ahulu atas informasi yang sampai kepada kita. Kita harus  memulai mengembangkan sikap bijak dalam setiap hal.

Demikian juga dengan tindakan kita yang terkadang tidak kta sadari ternyata tel;ah menyakiti pihak lain, hanya disebabkan kekurang akuratan  informasi yang masuk kepada kita. Pendeknya   kalau kita mengikuti apa yang slama ini diajarkan dan diteladankan oleh junjungan dan teladan kita nabi Muhammad saw, tentu kita pasti akan lebih nyaman dan selamat. Kunci dari keteladanan beliau adalah ketulusan dan niat yang suci serta smeuanya  dipasrahkan kepada Allah swt.

Lebih dari itu beliau selalu akan bertabayyun  terhadap semua beriota yang masuk dan kemudian tieak cepat cepat  marah jika  ada kesalahan atau ada  tyindakan pihak lain yang salah atau  sengaja  menyelewengkansesuatu, melainkan bneliau akan mengeceknya langsung tentang kebenarannya.  Setelah semuanya jeas pun beliau tidak langsung mengambil tindakan yang memberikan sanksi kepada seseroang, melainkan pasti beliau akan mempertimbangkan denagn mengingat berbagai  pertimbangan sehingga apapun yang diputuskan nantinya tetap akan berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah baru.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.