SELAMAT DATANG PARA CADOS

Tidak ada kata yang paling pantas untuk diungkapkan selain  alham,dulillah, karena bartu kali ini  sejak berdirinya UIN Walisongo mendapatkan jatah calon dosen PNS sebanyak hampir 200 orang.  Itupun sesungguhnya hanya persoalan  ada kuota yang tidak terisi, karena awalnya  UIn Walisongo doberikan jatah atau kuota cados sebanyak 240 orang dan  tenaga non dosen sebanyak 3 orang.  Meskipun tidak terpenuhi seluruhnya, namun kita memang patut bersyukur bahwa  tahun ini kita mendapatkan tambahan tenaga dosen yang begitu significant sehingga kedepannya akan memungkinkan untuk mengembangkannya lebih lanjut.

Sudah barang tentu dengan tambahan tenaga dosen tersebut persoalan kekurangan dosen dan berlebihnya jam bagi dosen selama ini  pada saatnya akan dapat teratasi dan penjadwalan yang hamper tidak ada jedanya juga insya Allah  tahun depan  juga akan dapat diatasi sejalan dengan selesainya pembangunan  8 gedung yang dibiayai dengan dana Islamic Development Bank.  Memang  kalau kita berbicara mengenai tingkat keidealan, tentu semua itu belum membuat sebuah perguruan tinggi yang ideal, karena tentu masih banyak persyaratan yang belum dapat dipenuhi.

Namun setidaknya kekurangan yang mencolok selama ini akan segera dapat diatasi dengan  tambahan dosen tersebut.  Kita memang akan terus berusaha untuk memenuhi kekurangan demi keurangan yang ada, baik dari sisi tenaga atau SDM maupun sarana prasarana yang dirasakan masih terlalu minim.  Namun  tentu kita juga harus maklum karena sebagai  perguruan  tinggi dan lembaga negeri, semuanya harus mengikuti tata aturan yang ada dan untuk pemenuhan berbagai kekurangan juga harus diselaraskan  dengan dana pemerintah yang tersedia.

Kita memang menyadari bahwa posisi lembaga kita sudah BLU, namun untuk saat ini kita belum mampu untuk menghasilkan sesuatu yang dapat dikembangkan sedemikian rupa sehingga mampu membangun gedung dan sejenisnya.  Namun  tidak mungkin kita akan terus berhenti sebagaimana saat ini, melainkan kita akn terus berusaha untuk mengembangkan lembaga dengan berbagai cara yang memungkinkan dan tidak bertentangan dengan semua regulasi yang ada.

Dengan bertambahnya tenaga baru yang kita yakin  sangat potensial ini, kita akan dapat berharap banyak bahwa UIN Walisongo ke depan akan dengan mudah untuk dimajukan dan dikembangkan, terutama dari sisi kualitas, baik dalam proses pembelajaran, dari aspek hasil karya ilmiah dan Dari sisi lainnya yang terkait dengan SDM.  Jurnal ke depan juga akan kita tingkatkan, baik dalam hal kuantitasnya maupun kualitasnya, terutama  akan kita 5tingkatkan jurnal terakreditasi atau termasuk shinta 2 yang kuantiotasnya lebih banyak lagi.

Kita juga akan mampu memacu para dosen muda untuk berkarya yang lebih baik dan bermutu sehingga mereka akan mampu menembus jurnal jurnal bereputasi, baik nasional maupun internasional.  Demikian juga mereka akan mampu menelorkan karya karya ilmiah yang akan dipetenkan sehingga akan menambah bobot  lembaga kita.  Semangat untuk memacu diri dan menghasilkan karya karya ilmiah tersebut pada saatnya nanti kita juga akan mendapatkan para dosen yang  mampu meraih jabatan akademik tertinggi, yakni sebagai professor dalam bidang masing masing.

Memang saat ini para dosen yang masih berstatus sebagai calon dosen harus berkonsentrasi terlebih dahulu dalam hal penyesuaian diri dengan lingkungan dan sekaligus juga beradaptasi dengan semua warga kampus, namun sambil  menjalani kehidupan yang demikian, kita santgat ebrharap bahwa pada saatnya mereka akan mampu memerankan diri sebagai pihak yang menjadi pionir dalam bidang yang selama ini ditekuninya.  Barangkali  nanti akan diberikan tugas  untuk menjalankan sesuatau yang diharapkan akan mampu menaikkan kualitas lembaga.

Sudah barang pasti sebagaimana  tradisi yang selam ini dijalankan di UIN Walisongo bahwa para cados dan dosen muda nantinya akan banyak diberikan training mengenai berbagai hal terkait dengan tugasnya di UIN speerti workshop mengenai pemahaman dan penerapan  unity of sciencies dan  metodologi pembelajaran di eprguruan tinggi, serta lainnya.  Di samping itu biasanya juga mereka akan diberikan tugas membantu tugas tugas administrative, untuk memberikan bekal dan pengalaman  agar pada saatnya nanti menjadi pejabat, akan tidak canggung dan tetap dapat menyusaikan diri dengan tugas tugasnya dnegan baik.

Sebagaiman kita sadari bahwa pada saatnya nanti lembaga UIN Waluisongo akan  menjadi tanggung jawab mereka yang saat ini baru masuk sebagai cados, karena bagaimanapun secara alamiah semua orang akan  tua dan akhirnya juga pension, dan generasi mudalah yang nanti akan meneruskannya. Nah karena itu semuanya harus dipersiapkan dengan baikl sehingga pada saatnya nanti tidak akan terjadi stagnasi dalam hal pengelolaan institusi.  Itulah yang memang harus kita pikirkan dan lakukan sehingga semua akan dapat menyaksikan institusi ini berkembang dengan baik.

Hal terpenting yang harus selalu dipegang oleh seluruh SDM yang ada ialah bagaimana kita dapat menciptakan suasana yang damai dan sejuk di kalangan seluruh warga besar UIN Walisongo, tanpa harus saling iri, saling menjegal dan hal hal negative lainnya.  Persahabatan dikalangan warag besar UIN harus terus dipupuk  dan kembangkan. Kalaupun ada perbedaan diantara mereka, maka  harus dapat mengendalikan diri sedemikian rupa sehingga tidak akan mencuat ke permukaan dan menjadi  bahan omongan banyak orang.

Seluruh warga   UIN harus terus memupuk  diri dengan meningkatkan kualitas diri, baik dalam hal keilmuan maupun dal;am hal ibadah dan  implementasi ajaran islam yang kita anut dan yakni. Kebiasaan untuk berbagai diantara umat manusia harus terus dijalankan, dan  kebiasan hidup bersih juga harus dipertahankan. Kita tidak  mau ada  warga kampus ini yang terlibat persoalan korupsi atau perselingkuhan dan hal hal negative lainnya.  Kita harus mampu memerankan diri sebagai teladan bagi yang lain, terutama bagi masyarakat sekitar tempat tinggal kita.

Untuk itu kita memang sangat berharap kepada para cados  yang saat ini sudah menjadi warga kampus UIN Walisongo untuk menyesuaikan diri dengan  prinsip yang sudah dicanangkan sebagaimana tersebut.  Ada hal penting lainnya yang terkadang dilupakan, terutama karena pengarujh negative dari luar yang selama ini mungkin telah merqasuk dalam diri kita, yakni tidak disiplin.  Artinya kita harus terus memelihara kedisiplinan diri dalam smeua aspek, terutama disiplin waktu yang memang harus kita laksanakan.

Kita sangat ebrharap kepada para cados yang saat ini sudah masuk menjadi warga kampus ini untuk menjaga dan memelihara sikap kedisiplinan tersebut, karena dari  sikap itulah kita dapat berharap banyak untuk hal hal lainnya demi memajukan dan mengembangkan institusi kita. Bagaimana kita akan ebrharap maju jika disiplin saja kita tidak mampu memeliharanya.  Untuk sebuah kesuksesan itu harus diawali dengan sikap disiplin dalam semua aspek, karena percuma saja kalau kita  tidak disiplin lalu bermimpi untuk menjjadi sukses.

Kita sangat berharap banyak kepada para tenaga baru tersebut untuk menjadikan institusi kita semakin baik dan maju, serta mampu bersaing dengan institusi yang telah lebih dahulu maju. Kita yakin bahwa kita mampu untuk menyusul dan bahkan melampaui mereka yang saat ini sudah berada di depan, karena  jika kita  niat dan bersungguh sungguh, maka tidak ada yang tidak mungkin kita capai.  Semoga Allah swt mengabulkan keinginan kita tersebut. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.