MENJAGA TANGAN SAMA PENTINGNYA DENGAN MENAGA LISAN

Kita tentu mengetahui bahwa menjaga lisan atau mulut itu sangat penting, bahkan dari mulut itulah dapat muncul pesoalan sangat besar, sehingga kemudian muncul istilah  bahwa keselamata manusia itu tergantung pada mampu atau tidaknya seseorang menjaga mulutnya.  Lalu ada juga pernyataan  bahwa mulutmu adalah hari maumu.  Itu disebabkan bahwa apa yang keluar dari mulut, meskipun tidak dapat dilihat an hanya dapat didengar akan jauh akibatnya  ketimbang  senjata apapun.

Ibaratnya kalau ada orang tersakiti dengan mulut maka lukanya akan bertahan hingga bertahun tahun,   sedangkan kalau orang terlukan karena senjata tajam misalnya, maka hanya beberapa minggu saja sudah akan  kembali pulih. Karena itu sekali lagi mulut itu merupakan salah satu anggota tubuh kita yang  mampu memberikan efak yang dahsyat kepada pemiliknya.  Artinya dapat memberikan manfaat yang besar dan sebaliknya juga akan mampu memberikan bahaya yang sangat besar pula.

Jika mulut berbohong dan berdusta, apalagi kalau kemudian membuat berita yang  hanya sensasi dan fitnah semata, maka  akan mampu menyeret pemiliknya untuk berususan dengan banyak pihak, termasuk pihak aparat penegak hokum.  Banyak orang  kemudian harus berurusan dengan penjara, hanya gara gara tidak mampu mengendalikan mulutnya.  Banyak pula orang kemudian  tawuran atau  berduel dan bermusuhan, hanya karena  mulut yang tidak dapat ditahan.  Tentu masih banyak lagi kasus kasus yang terkait dnegan urusan mulut yang menyeret pemiliknya  menjadi peskitan.

Nah, saat ini  tangan juga  dapat berperan sebagaimana mulut, bukan karena  dia memukul pihak lain atau melakukan perbuatan yang menimbulkan sakit  karena  menusuk  atau menghajar, melainkan karena tangan tersebut menulis kata atau kalimat yang menyakiti pihak lain.  Kita tahu saat ini tulisan  sudah mampu untuk membuat orang marah atau dendam atau bahkan juga menjadi bersemangat  dan bahagia.  Semua tergantung kepada apa yang dituliskannya. Jika tulisan tersebut membahagiakan seseorang, maka akibatnya juga akan bagus bagi pemilik tangan etrsebut, namun jika tulisannya tersebut menyakiti pihak lain, maka juga akan mampu membuat pemiliknya harus berurusan dnegan pihak lain.

Kita dapat menyaksikan betapa banyaknya ujaran kebencian yang ditulis  dalam media social ataupun dalam selebaran dan sejenisnya. Banyak pula ungkapan yang digoreskan oleh tangan seseorang yang menjadi sumber masalah karena terkait dengan fitnahan atau tuduhan yang sama sekali tidak berdasar fakta.  Itulah mengapa  tulisan yang diperankan oleh tangan juga akan dapat mengakibatkan dampak yang sangat luar biasa sebagaimana mulut. Bahkan mungkin  dampaknya akan jauh lebih luas tangan ketimbang mulut, sebab jika mulut dan tidak ada rekaman dan jejaknya, maka tidak akan dapat diperkarakan, namun jika tulisan maka itu akan sulit menghapusnya jika sudah beredar.

Sebelum  usum  WA saja tangan mampu menulis di berbagai media dan mampu pula menghasilkan musuh yang banyak, apalagi saat ini setelah maraknya WA maka dengan mudah tangan menggoreskan tulisan yang naeh aneh sehingga  dalam waktu beberapa detik saja  tangan akan mampu melukai banyak pihak dan menjadikan pihak lain tersbeut memusuhinya.  Karena itulah sudah saatnya  seluruh anggota tubuh kita memang harus kita rawat atau  jaga agar tidak melukai dan menimbulkan peroalan bagi diri kita karena berkaitan dengan pihak lain.

Memang kalau dipikir pikir seluruh anggota badan kita  berpotensi untuk menimbulkan persoalan bagi kita jika digunakan tidak sebagaimana mestinya, atyau dnegan kata lain jika digunakan secara menyimpang. Namun memang harus diakui bahwa efek yang ditimbulkannya  juga berbeda, dan sangat tergantung dengan apa yang dilakukan. Namun jika mulut dan tangan memang jauh lebih dahsyat efeknya ketimbang anggota tubuh lainnya.  Namun dmeikian bisa saja anggota tubuh lainnya  juga menjadikan diri kita  menjadi bulan bulanan, khususnya jika kita berperilaku menyimpang dari ketentuan yang ada.

Karena itu wajar jika kita diminta oleh ajaran agama kita untuk menjaga seluruh anggota tubuh kita hanya untuk kebajikan dan bukan untuk diumbar dengan melakukan apapun yang dimaui.  Muluit kita jaga agar tidak mengucapkan hal hal buruk yang akan menyinggung dan melukai pihak lain.  Tangan juga dmeikian tidak digunakan untuk menulis hal hal yang membiat pihak lain sakit dan mungkin membalas dengan lebih lagi. Kali juga demikian agar tidak untuk melangkah ke jalan yang salah dan menyesatkan.

Lidah juga sama, demikian juga dengan mata harus kita jaga agar tidak digunakan untuk melihat hal hal yang haram yang akan menimbulkan bergejolaknya nafsu sehingga setan akan menyeret kita ke lubang yang dalam dan sulit untuk bangkit.  Telinga juga harus dijaga dengan baik agar tidak untuk mendengarkan  suara suara yang dapat menimbulkan birahi atau menimbulkan rangsangan untuk melakukan kemaksiatan atau untuk mendengarkan hujatan hujatan dan fitnahan sehingga akan membuat diri kita terpengaruh.

Pendeknya semua anggota tubuh kita termasuk  alat vital kita juga harus tetap kita jaga agar tidak kita gunakan untuk kemaksiatan dan kemadlaratan yang hanya akan merugikan kita sendiri. Untuk hal yang satu ini mungkin ada yang  memahami bahwa  jika dilakukan scara sembunyi maka tidak akan menimbulkan huru hara hebat.  Kita jangan terpengaruh oleh  pandangan dunia yang hanya memahami apa yang dapat dilihat scara kasat mata saja, melainkan kita juga harus emmikirkan akibat yang ditimbulkannya, baik  saat masih di dunia maupun saat nanti sudah diakhirat.

Semua penyimpangan dari aturan main yang ada dapat dipastikan akan emmbawa madharat yang besar dan jika kita tidak mampu untuk menjaga anggota tubuh kita dengan baik, juga berpotensi untuk menyeret kita ke lubang yang akan menyengsarakan kita.  Tentu bukan hanya anggota tubuh tangan dan mulut saja yang harus kita prioritaskan untuk dijaga, melainkan  seluruh anggota tubuh, karena jika kita menyepelekan salah satu untuk dibiarkan melakukan penyimpangan, maka  hal tersbeut tanpa kita sadari justru akan memudahkan  penyeleweangan anggota tubuh lainnya.

Lalu kenapa orang orang dahulu hanya  mengingatkan tentang menjaga mulut saja? Mungkin itu hanya untuk memudahkan saja karena memang kenyataannya  yang paling sering dilakukan oleh manusia adalah menggunakan lisan untuk mengatakan sesuatu yang  menyakiti saudaranya.  Sedangkan untuk anggota badang lainnya hanya  diolakukan oleh  beberapa orang saja. Namun kita harus yakin abhwa   akibat yang ditimbulkan oleh pembiaran anggota badan untuk melakukan apa yang dimauinya tetap akan sama sama besarnya.

Saat ini kita memang   dapat memberikan argumentasi yang lebih lengkap pada setiap kenyataan dan kejadian yang ada.  Dahulu kita hanya mampu melihat  beberapa kejadian semta sehingga ungkapan yang kita sampaikan terkadang tidak akan mewakili jika dibaca saat ini. Untuk itulah  sebagai orang yang menyadari berada di zaman yang serba lengkap dan berteknologi ini, kita harus mampu mengungkapkan segala sesuatu dnegan berdasar bentuan teknologi tersbut, sehingga akan teras lebih lengkap dan mewakili semua. Semoga.

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.