MENYONGSONG APT

Sebagaimana kita tahu bahwa salah satu ukuran kualitas perguruan tinggi  ialah  akreditasi yang dicapai oleh perguruan tinggi tersebut.  Untuk itu semua perguruan tinggi berusaha untuk memperbaiki seluruh elemen dalam peroses yang dilakukan di perguruan tinggi, termasuk di dalamnya mengenai visi misi dan tujuan, kemudian juga tata pamong, sarana prasarana,  SDM,  pengabdian kepada masyarakat, pembiayaan, penelitian dan kerjasama.  Sudah barang tentu semua aspek dalam proses di dalam perguruan tinggi harus dijalankan dengan sangat baik sehingga  nilai akreditasinya  akan  menjadi A atau unggul.

Jika sebuah perguruan tinggi dan demikian juga program studinya  berniali unggul, maka  para alumninya juga akan mendapatkan berbagai kemudahan saat mereka akan  mengabdikan diri untuk bangsa dan negera. Para pengguna lulusan juga pasti akan lebih mempercayai lulusan dari univeritas yang unggul disbanding dnegan universitas yang biasa biasa saja.  Memang tidak mudah untuk membuat dan mengkondisikan seluruh elemen dalam proses di perguruahn tinggi untuk mempunyai kesadaran yang sama, mempunyai keinginan yang sama sehingga institusinya menjadi sangat bagus.

Secara ideal seluruh warga besar sebuah perguruan tinggi harus mempunyai keinginan dan ghirah yang sama untuk memajukan dan meningkatkan kualitas institusinya dan tidak ada satupun yang melakukan upaya yang kontra produktif, namun secara riil kita selalu menyaksiikan adanya pihak pihak lain yang justru malah berusaha untuk membuat blunder  dfan akan menjatuhkan institusinya, melqlui berbagai cara yang memungkinkan.

Terkait dengan usaha untuk meningkatkan  nilai akreditasi institusi, kita sudah mempersiapkan diri dengan sangat bagus, melalui pembentukan tim yang solid dan sudah beekrja dengan sangat bagus, lalu mkenatar  dokumen yang diperlukan, juga sudah ngaji ke berbagai institusi lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih kongkrit mengenai pelaksanaan visitasi asesor BAN PT dan kemungkinan kemungkinan lain yang dapat dijadikan pengalaman bagi tim.  Hanya saja yang masih perlu dipertimbangkan ialah bagaimana   semua unsur dalam universitas mendukung langkah tersebut sehingga akan semakin menambah kualitas dan kepercayaan diri.

Kita juga sudah melakukan  simulasi dan penambahan penambahan materi melalui  penyempurnaan  dan saran para asesor dalam yang sudah berpengalaman. Namun sekali lagi masih ada yang harus dipersiapkan, yakni kesiapan kita sendiri, khususnya dalam hal kebersihan lingkungan, kantor dan kamar kecil, ketertiban dalam banyak hal, termasuk parker kendaraan dan  penempatan barang barang serta  masalah kenyamanan dan keasrian lingkungan.

Untuk itu kita berharap seluruh warga kampus akan turut menyiapkan smeua itu melalui kepedulian terhadap lngkungan, kebersihan dan juga kenyamanan lingkungan.  Jangan sampai kita sendiri malah yang membuat tidak tertib, apalagi pada saat asesor dating untuk m,enilai keberadaan kita.  Keinginan tersebut sekaligus juga sebagai sebuah keyakinan bahwa seluruh warga kampus akan peduli terhadap akreditasi institusi dan juga peduli terhadap kesehatan dan kenyamanan kampus.

Kita masih mempunyai pekerjaan rumah yang tentu harus segera diseleesiakan  sampai dnegan visitasi  nanti, yakni kelengkapan  beberapa peralatan yang dibutuhkan, terutama dalam hal mereka yang menyandang defabelitas  dan  peralatan  pokok yang  sempat tidak lengkap serta  beberapa  kelengkapan dokumen yang  dibutuhkan.  Sejauh ini smeua dokumen yang terkait dengan pelaksanaan fungsi universitas, sudah legkap, namuan siapa tahu masih ada yang terlewatkan, sehingga smeua pihak harus ikut mengingatkannya.

Kita juga harus mengundang mahasiswa, alumni dan  pihak lain yang kira kira akan mampu memberikan gambaran ekpada asesor tentang universitas kita bahwa kita sudha menjalankan preran dan fungsi dengan sangat baik dan juga telah beruaha melengkapi saran dan prasarana dengan  sangat bagus.  Dengan begitu mereka  merasakan bangga menjadi alumni dari UIN Walisongo dan bagi para mahasiswa mereka sanga bangga menjadi bagian dari universitas ini karena mendapatkan banyak manfaat yang  didapatkan untuk kehiduopan mereka di kemudian hari.

Bahkan testimony dari beberapa alumni yang sudah menadi orang, akan memberikan nilai tambah bagi universitas, seperti alumni yang saat ini menadi menetrqi, menjadi wakiol gubernur, menjadi bupati, menjadi anggota DPR RI menjadi anggota DPRD propinsid an kabupaten/kota dan pejabat di kementerian serta  tempat lainnya.  Mereka   memang sangat bangga dengan almamaternya dan menjadikan mereka  terinspirasi untuk melakukan banyak pemabharuan dan  usaha dalam banyak bidang.

Sesungguhnya para alumni UIn Walisongo sudah menyebar di berbagai bidang, seeprti  disebutkan di tas, namun masih banyak lagi seperti menjadi hakim, bahkan menadi ketua pengadilan dan ketua pengadilan tinggi, menjadi hakim di makhamah konstitusi, meduduki jabatan di organisasi kemasyarakatan, baik di  tingkat regional ,amupun di tingkat nasional, menduduki jabatan strategis di partai politik dan  berbagai jabatan lainnya dalam level yang tidak rendah.

Hanya saja untuk mendapatkan dan mengumpulkan smeua alumni tersebut tentu bukan persoalan mudah, karena itu untuk kepentingan akreditasi kali ini kita hanya menyampaikan saja informasinya dan jika nanti ada yang  dapat hadir pada saat visitasi tentu akan jauh lebih bagus. Untuk itu semua pihak memang harus berusaha untuk mengegolkan akreditasi PT kali ini dan sekaligus juga berusaha untuk menyuguhkan yang terbaik sesuai dengan kapasitas masing masing.  Kita yakin bahwa jika semua berusaha  dengan sekluat tenaga sesuai dengan kapasitasnya,  maka kita akan mendapatkan hasil maksimal.

Usaha sudah kita jalankan dan periaspan dan latihan juga sudah kita lakukan, selanjutnya tentu kita akan memasrahkannya kepada Allah swt, karena hanya Tuhanlah yang menentukan segalanya, dan kita tetap terus berusaha untuk memperbaiki apapun yang masih terasa kurang atau belum maksimal.  Kita memang tidak hanya berharap hasil yang maksimal, melainkan  sudah kita jadikan sebagai target perolehan dalam akreditasi kali ini.

Demikian juga pada saat para asesor BAN PT dating nanti, kita sebagai tuan rumah harus mampu menjadi tuan rumah yang baik, dalam arti positif. Artinya kita harus mampu memberikan  pelayanan terbaik meliputi penjemputan mulai dari bandara, mengatarkan ek penginapan, lalu menjemput pada saat mereka akan melakukan kunjungan kampus dan pada saatnya mengantar mereka sampai ke bandara kembali.  Jangan sampai kita terkesan mengabaikan mereka dan seolah tidak mau tahu tentang keberadaan mereka.

Karena  hasil maksimal atau nilai A adalah merupakan target kita bersama, maka  sesungguhnya secara otomatis kita semua berkewajiban untuk melakukan yang terbaik sesuai dengan kapasitas kita masing masing. Kita harus saling peduli dan mengingatkan kepada sesame kita jika  mendapati ada  sesuatu yang harus diperbaiki, baik terkait dengan kebersihan, keindahan dan juga ketertiban, termasuk dalam hal perparkiran dan lainnya.

Untuk itu sekali lagi kita memang harus mengupayakannya dengan cara mengerahkan seluruh potensi yang ada agar semua tampak menyenangkan. Borang sudah disusun sedemikian bagusnya, dan dokumen juga sudah disiapkan dengan rapi, tinggal yang masih harus dibenahi ial;ah lingkungan kampus dan juga fasilita kampus yang kita punya untuk dimaksimalkan sehingga  mampu mebuat senang siaipun yang memandang maupun menggunakannya.  Semoga Allah swt senantiasa memberikan keberkahan kepada kita, amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.