SELAMAT HARI AMAL BHAKTI KEMENTERIAN AGAMA RI

Sebagai bagian dari kementerian agama RI kita  wajib hukumnya untuk senantiasa  menjaga nama baik dan martabat kementerian, karena bagaimanapun kementerian ini  masih banyak yang  berusaha untuk memojokkan dan bahkan ingin menghapusnya.  Tentu tidak secara terang terangan, melainkan dengan berbagai cara, seeprti menjadikan kementerian ini sebagai kementerian yang dianggap kotor, penuh dengan korupsi dan lainnya, meskipun dalam kenyatannya tidak demikian.

Kita sangat menyadari bahwa kementerian agama ini merupakan kementerian yang sangat tampak terutama bilamana ada setitik noda di dalamnya.  Kementerian agama itu bagaikana kertas yang putih, sehingga saat ada noda hitam sedikit saja pasti akan tampak jelas, berbeda dengan kementerian lainnya yang tidak demikian,sehingga kalaupun ada noda yang cukup besar, masyarakat tidak terlalu peduli dengannya, bahkan dianggap biasa.

Kita patut berbangga sebagai ASN di kementerian agama, karena secara  riil cvukup banyak capaian dan kemajuan yang didapat selama tahun 2018 yang lalu.  Dalam pelayanan haji kementerian agama mencatat kemajuan yang cukup signifikan, demikian juga dalam funghsi layanan  melalui KUA yang semakin menunjukkan kemajuan yang berarti.  Dalam fungsi pendidikan, kita juga mampu untuk mencatat kemajuan yang sangat bagus, meskipun tentu masih banyak yang harus diperbaiki.

Sebagai kementerian lembaga yang satkernya terbanyak, ternyata kementerian agama mampu mencapai laporan keuangan dengan WTP dan tentu hal tersebut merupakan sebuah capaian yng membanggakan bahkan ekmudian kementerian agama juga emndapatkan penghargaan dari kementerian keuangan dan juga dari KPK terkait dengan ketaatan  satkernya dalam melaporkan harta kekayaan penyelenggra Negara.

Secara umum banyak sudah yang dicapai oleh kementerian ini dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat kita, termasuk yang penting ialah dalam upaya untuk menciptakan iklim yang sejuk dalam kehidupan beragama masyarakat.  Kehidupan masyarakat Indonesia dalam  kebersamaan  dan keberagaman semakin hari semakin tampak  kebaikannya dan itu dapat dirasakan oleh smeua masyarakat, sehingga kasus kasus kerusuhan yang bertemakan agama sudah tidak terjadi lagi.

Namun tentu kita tidak boleh lengah sedikitpun dalam upaya tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan, agar masyarakat kita semakin maju dan mengembangkan sikap toleransinya kepada seluruh masyarakat yang berbeda beda.  Kita memang masih melihat sedikit upaya tersebut terganggu oleh ulah sebagian pihak yang suka memposting berita berita hoax yang memicu kemarahan warga atau mampu menimbulkan kecemburuan dan ketidak harmonisaan sebagaian warga kita.  Itulah sebagian PR kita yang harus terus kita upayakana pemberantasannya.

Terkait dengan eprsoalan tersebut sudah barang tentu yang harus menjadi  penjaga  terdepan ialah para intelektual yang saat ini berada di perguruan tinggi kleagamaan.  Sangat naif jika para pimpinan dan para dosen ikut ikutna dalam emmproduksi atau setidaknya menyebarkan bertia hoax tersebut.  Karena itu kiranya menjadi tugas bersama kita untuk memerangi hoax tersebut, karena bermula dari situ akhirnya akan berdampka  luas di masyarakat dan mereka justru akan semakin  rusak atau brutal, bukan karena apa apa  melainkan hanya karena terprovokasi berita yang sampah tersebut.

Temaa hari amal bhakti kementerian agama tahun 2019 ini ialah jaga kebersamaan umat, tentu tema ini sangat tepat untuk saat ini karena  usaha yang sudah cukup lama diupayakan ini sudah tampak hasilnya, dan karena itu harus terus dipertahankan dengan mengangkatnya sebagai tema pokok dalam peringatan hari ulang tahunnya.  Makna jaga kebersamaan umat bukan sekedar  basa basi, melainkan kita harus secara riil mengupayakannya sedemikian rupa agar klrikil krikil yang  berpotensi untuk menjadi sandungan harus kita sisihkan sehingga jalannya menjadi mulus.

Kebersamaan itu berarti kita saling kerja sama dalam bidang bidang pengabdian kepada masyarakat dan Negara, bukan dalam arti ritual dan keyakinan, karena kita semua sudah paham bahwa untuk urusan akidah masing masing umat sudah mempunyai pegangan yang tidak boleh dicampuri oleh pihakl lain.  Bersama dalam menjaga kedaulan Negara, bersama dalam membangun, bersama dalam memajukan umat dan bersama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara itulah yang seharusnya kita ciptakan secara terus menrus.

Sementara itu ragline kita ialah bersaih melayani yang sudah kita upayakan  secara terus menerus tanpa kenal lelah.  Kita memang harus bersiah diri dan lingkungan dari praktek praktek kotor, seperti korupsi dan sejenisnya dan juga bersih lingkungan dalam arti  lingkungan harus tampak rasi, bersih dan asri serta menjahkan diri dari praktek pungli dan lainnya.  Kementerian ini memang harus terus dijaga kebersihannya, karena sebagaimana saya katakana tadi bahwa kemenetrian ini bagikan kertas putih sehingga ketika ada noda sedikit saja pasti orang akan tahu.

Pada tahun ini ulang tahun kementerian agama adalah yang ke 73. Usia yang cukup bagi sebuah lembaga untuk menjadi teladan bagi yang lain, utamanya  bagi warganya.  Kita harus menjaga kesucian kementerian ini sehingga  nantinya akan selalu dikenang sebagai kementerian yang menjanjikan dan  dapat diharapkan untuk mampu menjadi pemicu kebajiikan di seluruh kementerian yang ada.  Kita tidak sedang mengatakan bahwa kementerian lainnya boleh tidak bersih, melainkan sebagai warga kementerian ini tentu kita berharap kementerian ini memang benar benar bersih luar dan dalamnya.

Jika kita mengacu kepada  perbaikan secara umum,  maka yang harus kita lakukan ialah memulai dari diri kita sendiri, Ibdak binafsik, mulai dari diri sendiri, lalu kita dapat mengajak kepada yang lain. Jika kita sendiri masih belepotan kotoran, lalu bagaimana mungkin kita akan mampu mengajak untuk bersih bersih kepada yang lain?.  Sekali lagi kita sebagai aparatur di kementerian agama ini memang harus peduli kepada  persoalan ini sehingga kita akan mampu melakukan yang terbaik bagi lembaga dan sekligus untuk Negara tercinta.

Dengan kata lain biarlah orang lain mengatakan apapun tentang kita dan tentang yang lain, namun kita harus tetap teguh untuk memperbaiki lebaga ini dengan cara berlaku bersih dan melayani dengan bersih pula. Jauhkan diri kita dari praktek kotor, seperi pungli dan korupsi, suap serta sejenisnya  dan  selalulah ingat kepada tugas dan fungsi kita.  Jika kita memang teguh dalam memegang amanah dalam jabtan  di kementerian ini, kita yakin bahwa Allah swt pasti akan menolong langkah kita dan selalu menuntun kita di jalan yang terbaik.

Memang kita tahu bahwa  nama baik kementerian ini sudah pernah tercoreng oleh ulah keluarganya sendiri, namun  sebagai orang yang ada di alamnya, kita wajib memulihkan nama baik etrsebut dengan memerankan diri kita secara baik dan bertanggung jawab.  Masih terlalu banyak yang dapat kita lakukan untuk memulihkan nama baik kementeriana ini, karena lahan untuk pengabdian kita masih sangat luas dan kita dapat menjelajahinya secara bebas.  Semoga kita akan mampu memerankan tugas dan fungsi kita dengan baik. Amin.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.